Nelayan Terdampak Kayu Gelondongan di Dungkek Dijanjikan Ganti Rugi

0

Sumenep (beritajatim.com) – Perusahaan pemilik kayu gelondongan yang terdampar di pesisir Dungkek, Kabupaten Sumenep, bersedia memberikan ganti rugi kepada para nelayan yang perahunya rusak dihantam kayu. Selain itu, ganti rugi juga akan diberikan kepada pengrajin sapu dari serabut kelapa yang ikut terdampak kayu-kayu gelondongan.

Petugas Taruna Siaga Bencana (Tagana) Sumenep, Buzairi, mengatakan, Pemkab telah berkoordinasi dengan perusahaan pemilik muatan kayu. Hasilnya, perusahaan bersedia memberikan ganti rugi.

“Warga sebenarnya sudah mengajukan nominal ganti rugi kepada perusahaan. Namun perusahaan masih akan mengirim tim internal untuk memeriksa kerusakan dan menghitung nilai kerugian,” katanya, Senin (28/09/2026).

Ratusan kayu gelondongan berukuran besar yang terdampar di pesisir Desa Bicabbi, Desa Romben Guna, dan Desa Dungkek, Kecamatan Dungkek, sejak Jumat hingga saat ini belum semuanya dievakuasi.

Kayu-kayu gelondongan berukuran besar itu dilaporkan merusak perahu nelayan. Kerusakan itu terjadi setelah kayu terbawa arus dan gelombang hingga menghantam perahu nelayan di sekitar pesisir. “Totalnya ada sekitar 12 perahu nelayan rusak dan 36 usaha pembuatan sapu dari serabut kelapa terdampak,” terang Buzairi.

Menurutnya, hingga saat ini, para nelayan belum menerima ganti rugi yang dijanjikan tersebut. “Kata perusahaan, ganti rugi akan dibayarkan setelah semua kayu gelondongan itu selesai dievakuasi,” ungkapnya.

Kayu-kayu gelondongan itu merupakan muatan TK Lintas Samudera XXIII yang ditarik TB Yamdena 03 dari Kalimantan Timur menuju Probolinggo. Kayu-kayu itu rata-rata berdiameter sekitar 3 meter dan panjang mencapai 12 meter.

Pada kayu-kayu gelondongan itu terdapat stiker dengan logo Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Republik Indonesia. Label tersebut memuat informasi identifikasi kayu, antara lain nama perusahaan, kode unik, kode QR, serta logo Sistem Verifikasi Legalitas dan Kelestarian (SVLK) Indonesia. (tem/kun)


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.