Ratusan Warga Magetan Antar AKBP Erik ke Tugas Baru
Magetan (beritajatim.com) – Kepergian AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa dari Kabupaten Magetan diwarnai pelepasan oleh ratusan warga dari berbagai kalangan, Rabu (30/9/2026). Mulai dari tukang becak, pengemudi ojek online (ojol), pesilat, komunitas lari, hingga pelajar hadir untuk mengantar mantan Kapolres Magetan tersebut menuju tugas barunya sebagai Kapolres Mojokerto.
Pelepasan berlangsung setelah prosesi pisah sambut Kapolres Magetan di Pendopo Kabupaten Magetan. Selain jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan keluarga besar Polres Magetan, masyarakat turut datang untuk menyampaikan penghormatan sekaligus berpamitan dengan Erik yang telah bertugas di wilayah tersebut.
Kehadiran berbagai kelompok masyarakat mewarnai suasana di depan pendopo. Mereka berasal dari latar belakang dan komunitas yang berbeda, tetapi berkumpul dalam satu momen untuk mengantarkan keberangkatan mantan pimpinan Polres Magetan itu.
Suasana semakin mengharukan ketika Erik bersama keluarganya diantar menggunakan becak dari depan Pendopo Kabupaten Magetan menuju wisma kapolres. Pemandangan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perpisahan yang mempertemukan pejabat kepolisian dengan masyarakat yang selama ini menjadi bagian dari wilayah tugasnya.
Setelah berada di kediaman kapolres, Erik bersama keluarga kemudian melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Mojokerto untuk menjalankan tugas baru.
Banyaknya elemen masyarakat yang hadir menjadikan perpisahan tersebut bukan sekadar seremoni pergantian jabatan. Momen itu juga memperlihatkan keterlibatan masyarakat dalam hubungan kemitraan dengan kepolisian, terutama dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban di Kabupaten Magetan.
Dalam kesempatan tersebut, Erik menyampaikan rasa bangga sekaligus terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama selama dirinya menjabat Kapolres Magetan. Dia secara khusus menyoroti kolaborasi bersama Forkopimda yang dinilai berperan dalam menjaga situasi daerah tetap kondusif.
“Sebuah kebanggaan bagi saya pada sore hari ini dengan hadirnya semua tamu undangan. Ini menunjukkan sebuah kolaborasi yang sangat luar biasa. Kami dan keluarga mengucapkan terima kasih atas hubungan dan kerja sama Forkopimda selama ini yang bersama-sama dapat menjaga kondusivitas di Kabupaten Magetan,” ujar AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada tokoh masyarakat, para kiai, serta pimpinan perguruan pencak silat di Magetan. Menurutnya, dukungan berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari kerja sama untuk menjaga ketertiban masyarakat selama masa kepemimpinannya.
“Kami juga berterima kasih kepada para tokoh masyarakat, para Bapak Kyai dan para ketua pencak silat di Kabupaten Magetan yang selama ini ikut membantu menjaga ketertiban masyarakat. Kepada keluarga besar Polres Magetan yang selama ini sudah menjadi bagian dari keluarga kami, kami menghaturkan banyak terima kasih atas seluruh kerja sama dan kebersamaannya,” ungkapnya.
Peran komunitas dan tokoh masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga keamanan daerah. Komunikasi antara kepolisian dan kelompok masyarakat dapat mendukung upaya pencegahan gangguan ketertiban, sekaligus membantu membangun pemahaman bersama ketika muncul persoalan di lingkungan warga.
Keterlibatan komunitas pencak silat, misalnya, menjadi bagian dari hubungan kemitraan yang perlu terus dipelihara untuk mendukung kehidupan masyarakat yang tertib. Sementara itu, komunikasi dengan kelompok pekerja informal, pengemudi ojol, dan komunitas lainnya dapat memperluas jangkauan interaksi kepolisian dengan warga dari berbagai lapisan.
Dalam konteks pergantian pimpinan, keberlanjutan hubungan tersebut menjadi perhatian tersendiri. Perubahan pejabat di lingkungan kepolisian tidak mengubah kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan, perlindungan, penegakan hukum, serta pemeliharaan keamanan yang berjalan secara konsisten.
Karena itu, sinergi yang telah terbangun selama ini diharapkan tetap berlanjut di bawah kepemimpinan Kapolres Magetan yang baru. Kerja sama antara kepolisian, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan berbagai komunitas dibutuhkan agar upaya menjaga kondusivitas daerah dapat terus dilakukan.
Menjelang keberangkatannya, Erik juga menyampaikan permohonan pamit kepada masyarakat Magetan. Dia berharap dukungan dan doa masyarakat menyertai langkahnya dalam mengemban tanggung jawab baru di Mojokerto.
“Kami dan keluarga mohon pamit dan undur diri dari Kabupaten Magetan. Mohon doanya, kami akan berpindah tugas di Polres Mojokerto dan semoga dapat menjalankan tugas ini dengan baik,” tuturnya.
Keberangkatan Erik menandai berakhirnya masa tugasnya sebagai Kapolres Magetan dan dimulainya pengabdian di Kabupaten Mojokerto. Sementara di Magetan, kesinambungan pelayanan kepolisian dan kemitraan dengan masyarakat menjadi bagian penting yang perlu dijaga oleh pejabat penerus agar keamanan serta ketertiban tetap terpelihara. [fiq/ian]
Link informasi : Sumber