Penumpang Stasiun Mojokerto Tembus 300 Ribu, Naik 6,4 Persen hingga September 2026

0

Mojokerto (beritajatim.com) – Minat masyarakat menggunakan kereta api sebagai moda transportasi terus menunjukkan tren positif. Hingga September 2026, jumlah pelanggan yang dilayani PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya di Stasiun Mojokerto mencapai 300.287 orang.

Angka tersebut meningkat 6,4 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, yakni sebanyak 282.077 pelanggan. Berdasarkan data KAI Daop 8 Surabaya, dari total 300.287 pelanggan tersebut, sebanyak 143.421 merupakan pelanggan yang naik dan 156.866 pelanggan tercatat turun di stasiun tersebut selama periode Januari hingga September 2026.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan, peningkatan jumlah pelanggan menjadi indikator semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api.

“Pertumbuhan pelanggan di Stasiun Mojokerto menunjukkan bahwa kereta api semakin dipercaya masyarakat sebagai pilihan mobilitas,” ungkapnya, Rabu (6/10/2026).

Kepercayaan tersebut, lanjutnya, menjadi motivasi sekaligus tanggung jawab bagi KAI untuk terus menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, serta memberikan pengalaman yang baik kepada pelanggan. Menurutnya, keselamatan tetap menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan perjalanan kereta api.

KAI terus memastikan seluruh proses operasional berjalan sesuai standar keselamatan. Di sisi lain, pelanggan juga diimbau turut menciptakan perjalanan yang aman dengan mematuhi aturan dan arahan petugas di stasiun maupun selama perjalanan.

“Kami mengajak seluruh pelanggan untuk menjadi bagian dari budaya keselamatan dengan selalu memperhatikan informasi perjalanan, mematuhi ketentuan di stasiun, tidak terburu-buru saat naik maupun turun dari kereta, serta mengikuti arahan petugas. Dengan kepedulian bersama, perjalanan kereta api dapat berlangsung semakin aman dan nyaman,” tambahnya.

Dari total pelanggan yang dilayani Stasiun Mojokerto selama Januari-September 2026, kereta api kelas ekonomi menjadi pilihan paling banyak digunakan. Tercatat sebanyak 220.305 pelanggan menggunakan layanan tersebut. Jumlah itu terdiri dari 108.343 pelanggan yang naik dan 111.962 pelanggan yang turun di Stasiun Mojokerto.

Menurutnya, tingginya penggunaan kereta kelas ekonomi menunjukkan besarnya peran kereta api dalam menyediakan pilihan mobilitas yang dapat menjangkau kebutuhan masyarakat secara luas. Dengan tarif yang kompetitif, masyarakat dapat menikmati perjalanan yang nyaman sekaligus memperoleh manfaat transportasi massal yang efisien.

“Kereta api memberikan pilihan perjalanan yang terjangkau dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kenyamanan. Kami ingin pelanggan merasakan kemudahan dan pengalaman perjalanan yang baik sejak datang ke stasiun hingga tiba di tujuan,” jelasnya.

Selain mendukung mobilitas masyarakat, penggunaan kereta api juga dinilai menjadi bagian dari upaya mendorong transportasi yang lebih berkelanjutan. Kemampuan kereta api mengangkut banyak pelanggan dalam satu perjalanan dapat membantu mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi.

KAI Daop 8 Surabaya pun akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan layanan sesuai kebutuhan masyarakat. Peningkatan kualitas pelayanan dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama.

“Kepercayaan pelanggan merupakan bagian penting dalam perjalanan KAI. Kami akan terus menjaga kepercayaan tersebut melalui pelayanan yang konsisten, aman, nyaman, dan terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. [tin/kun]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.