Pemerintah Targetkan 1.369 Kampung Nelayan Merah Putih Selesai pada Akhir 2026
Jember (beritajatim.com) – Pemerintah menargetkan pembangunan 1.369 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) selesai pada akhir 2026, termasuk di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
“Tahun ini harus selesai 1.269 KNMP. Ditambah tahun lalu 100, jadi 1.369 selesai semua di akhir tahun ini. Kemudian kita trial selama kurang lebih tiga empat bulan. Harapannya awal Juli 2027 sudah beroprasi penuh,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, saat berkunjung ke Jember, Jumat (30/10/2026).
Pemerintah akan membuat ‘hub’ di setiap KNMP dan membangun stasiun pengisian bahan bakar nelayan. “Kami sudah mengusulkan ke Pertamina dan sudah ada kesepakatan,” kata Sakti.
Sementara itu, khusus untuk KNMP Paseban di Kecamatan Kencong, KNMP Puge Kulon di Kecamatan Puger, dan KNMP Sumberejo di Kecamatan Ambulu, Sakti meminta pembangunannya dipercepat dengan memperhatikan aspek pendangkalan dan sedimenrasi di wilayah muara.
Tak hanya itu. Sakti ingin tempat pelelangan ikan (TPI) di Puger ditingkatkan. “Kalau itu milik pemda, saya akan koordinasikan dengan gubernur, kemudian kita integrasikan sehingga seluruh kebutuhan nelayan untuk melaut nanti bisa dipenuhi dari sini,” katanya.
KNMP ini akan dilengkapi dengan pabrik es untuk memenuhi kebutuhan pendingin hasil tangkapan nelayan saat melaut, bengkel, dan perlengkapan logistik. “Kemudian cold storage, air bersih yang bisa diminum dan digunakan untuk mereka melaut, untuk kepentingan di kapal, dan shelter pendaratan ikan, genset juga ada, kios perbekalan,” kata Sakti.
Sakti akan bekerja sama dengan off-taker (mitra pembeli) yang selama ini sudah terlibat dalam kegiatan ekonomi di pesisir. “Jadi, kita akan menggaransi bahwa seluruh hasil tanggapan dari nelayan itu bisa kita xollect,” katanya.
Sakti yakin pembangunan KNMP di Jember akan selesai maksimal pada akhir November 2026. “Kalau selesai, segera dioperasionalkan, mana yang kurang dan seterusnya kita bisa perbaiki,” katanya. [wir/ian]
Link informasi : Sumber