Papua Tengah Usul Dua Titik Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Wilayah 3T Prioritas
Jakarta (beritajatim.com) – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan pembangunan Sekolah Rakyat, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), menjadi prioritas pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Gus Ipul saat menerima audiensi Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa di Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta, Senin (2/11/2026).
“Untuk Pak Gubernur, kita harus bantu, yang bisa sesuai tugas kami, ini program strategis Bapak Presiden, daerah 3T itu kita prioritaskan,” kata Gus Ipul.
Wilayah 3T menjadi salah satu prioritas pembangunan Sekolah Rakyat, sesuai dengan target pemerintah untuk membangun minimal satu gedung Sekolah Rakyat permanen di setiap kabupaten/kota. Masing-masing sekolah diproyeksikan mampu menampung sekitar 2.000 siswa, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.
“Kalau (milik) provinsi yang sekolah di situ, dari berbagai kabupaten/kota bisa diambil. Tapi kalau yang milik kabupaten, hanya untuk warga kabupaten setempat,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, mengusulkan dua lokasi pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kabupaten Nabire. Kedua lokasi tersebut masing-masing berada di atas lahan milik Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan lahan milik Pemerintah Kabupaten Nabire.
“Jadi di Nabire itu dua (titik) Pak. Bupati Nabire siapkan 10 hektare, sementara provinsi siapkan 9 hektare,” kata Meki.
Menurutnya, pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Nabire memiliki peran penting dalam upaya memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Selain itu, Meki juga menyampaikan apresiasi kepada Kemensos atas penyelenggaraan program Sekolah Rakyat yang telah beroperasi di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Menanggapi usulan tersebut, Gus Ipul menyampaikan dukungannya kepada Gubernur Papua Tengah untuk melengkapi syarat yang diperlukan dan segera mengusulkan lahan, agar Sekolah Rakyat permanen dapat segera dibangun di Kabupaten Nabire.
“Kirim surat, diajukan, syaratnya dipenuhi. Nanti yang pertama itu tingkat kemiringannya harus clear, yang kedua dukungan air bersihnya siap, listriknya siap, jalan ke arah situ siap. Pokoknya syarat-syaratnya ada nanti dari Kementerian PU. Kita kawal, kita dampingi ini,” tutup Gus Ipul. (tok/ted)
Link informasi : Sumber