Lima Pengeroyok Warga Peterongan Jombang saat Pulang Latihan Silat Belum Tertangkap

0

Jombang (beritajatim.com) – Lima remaja yang mengeroyok Candra Harisandi (20), warga Dusun Pagotan Desa Keplaksari Kecamatan Peterongan, hingga saat ini belum tertangkap. Untuk itu, polisi memburu para pelaku tersebut.

Kapolsek Peterongan Iptu Solikin Budi Santoso mengatakan, korban sudah melaporkan kekerasan yan dialaminya. Polisi juga sudah melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) dan menggali keterangan saksi.

Bahkan, polisi juga sudah mengambil rekaman CCTV di lokasi. Dari rekaman tersebut Nampak kelas, korban dihajar beramai-ramai oleh lima orang yang mengendarai dua sepeda motor. Sebelum meninggalkan korban, salah satu pelaku menghantamkan helm ke kepala Candra.

Akibat tendangan dan pukulan itu, korban menderita luka di mata kiri, kepala belakang, serta leher sebelah kanan. Penganiayaan dilakukan para pelaku di permukiman padat penduduk Dusun Pajaran Desa/Kecamatan Peterongan, Minggu (10/11/2024) dini hari.

“Saat ini kami dibantu Satreskrim Polres Jombang sedang menyelidiki kasus tersebut. Kami masih mendalami kasus ini, termasuk mempelajari CCTV di sekitar lokasi, guna mengungkap pelakunya,” katanya.

Seperti diberitakan, awalnya Candra bersama dua temannya datang dari arah Kecamatan Jogoroto menuju Desa Plosokerep, Sumobito untuk mengatar temannya pulang. Mereka naik dua sepeda motor.

Dalam perjalanan itu, salah satu motor korban kehabisan bahan bakar. Salah satu motor harus didorong hingga ke penjual bensin. Setelah itu melanjutkan perjalanan. Korban masuk perkampungan, namun lima pelaku yang membuntuti tetap mengejar kemudian melakukan penganiayaan terhadap korban.

Sementara dua teman korban berhasil lolos dari kejaran pelaku dan meminta bantuan warga. Namun sesaat sebelum bantuan dating, lima pelaku yang mengendarai sepeda motor ini bergegas keluar gang menuju jalan raya ke arah Jombang kota. [suf]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.