SPJM Optimistis dengan Ekspansi Bisnis Luar Negeri di 2025

0

Surabaya (beritajatim.com)– PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) tengah bersiap untuk memasuki babak baru dalam perjalanan bisnisnya. Dalam sebuah media gathering yang digelar baru-baru ini, Tubagus Patrick, SVP Sekretaris Perusahaan SPJM, mengungkapkan sejumlah rencana strategis perusahaan untuk tahun 2025.

“Tahun 2024 ini menjadi tahun konsolidasi bagi kami. Kami melakukan beberapa penyesuaian bisnis untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas,” ujar Tubagus. “Untuk tahun 2025, kami akan lebih fokus pada ekspansi bisnis, baik secara organik maupun anorganik.”

Salah satu fokus utama SPJM di tahun mendatang adalah pengembangan bisnis di luar negeri. Dengan kapal pandu yang cukup banyak diperairan Indonesia, SPJM mampu melayani kapal-kapal yang hendak bersandar di pelabuhan yang ada di sekitaran ASEAN dan sekitarnya.

“Kami melihat potensi besar di kawasan Asia Tenggara, seperti Malaysia dan Australia. Saat ini kami sedang melakukan kajian dan pendekatan ke beberapa pihak untuk menjalin kerjasama,” ungkapnya optimis.

Selain itu, SPJM juga akan terus mengembangkan layanan yang ada, seperti layanan tunda kapal dan pandu.

“Kami akan meningkatkan kualitas layanan kami dengan mengadopsi teknologi terbaru dan standar internasional,” tambah Tubagus.

Tubagus mengakui bahwa perjalanan SPJM di tahun 2025 tidak akan tanpa tantangan. Persaingan yang semakin ketat di industri pelayaran menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi. Namun, ia optimistis bahwa dengan strategi yang tepat, SPJM dapat mengatasi tantangan tersebut dan mencapai target yang telah ditetapkan.

“Kami melihat banyak peluang di sektor maritim Indonesia. Dengan dukungan pemerintah dan para stakeholder, kami yakin SPJM dapat menjadi pemain utama di industri ini,” ujar Tubagus.

Fokus pada Transformasi Bisnis

Salah satu poin penting yang disampaikan Tubagus adalah mengenai transformasi bisnis yang sedang dilakukan oleh SPJM. Saat ini SPJM mengelola lima klaster bisnis, yaitu jasa layanan marine, jasa peralatan pelabuhan (Equipments), jasa galangan, pengerukan (dredging solution), dan jasa utilitas kepelabuhanan (Port Services).
Wilayah operasional SPJM mencakup seluruh Nusantara yang terbentang dari Malahayati hingga Merauke. SPJM juga terbuka untuk kerja sama dan bersinergi dalam dukungan layanan dengan mitra strategis baik untuk entitas domestik maupun luar negeri.

SPJM saat ini mengelola 7 (tujuh) anak perusahaan yaitu PT Jasa Armada Indonesia Tbk., PT Pelindo Marine Service, PT Jasa Peralatan Pelabuhan, PT Energi Pelabuhan Indonesia, dan PT Pengerukan Indonesia, PT Berkah Industri Mesin Angkat, dan PT Lamong Energi Indonesia.

Tak hanya itu saja SPJM juga memiliki 3 cucu perusahaan yaitu PT Alur Pelayaran Barat Surabaya, PT Berkah Multi Cargo, dan PT Pelindo Energi Logistik. Dengan keberagaman segmen bisnisnya, SPJM mampu menyediakan integrated one stop service bagi pengguna jasanya.

“Kami akan terus melakukan transformasi. Tujuannya nanti bisa meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan daya saing perusahaan,” jelasnya.

Beberapa langkah transformasi yang telah dilakukan antara lain:

Konsolidasi bisnis: Menggabungkan beberapa anak perusahaan untuk meningkatkan sinergi.

Standarisasi prosedur: Menerapkan standar operasional yang sama di seluruh perusahaan.

Pengembangan sumber daya manusia: Meningkatkan kompetensi karyawan melalui pelatihan dan pengembangan.

Target Kinerja 2025

Meskipun belum dapat menyebutkan angka yang spesifik, Tubagus mengungkapkan bahwa SPJM menargetkan pertumbuhan yang signifikan pada tahun 2025. Meskipun di tahun 2024 ini keuntungan perusahaan sedikit menurun karena pembenahan manajemen namun di tahun 2025 SPJM diyakini akan melesat lebih tinggi.

“Kami akan terus berupaya meningkatkan kinerja keuangan perusahaan dan memberikan nilai tambah bagi konsumen kami,” tandasnya.[rea]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.