Dua JCH Pamekasan Gagal Berangkat Akibat Kondisi Kesehatan
Pamekasan (beritajatim.com) – Dua Jemaah Calon Haji (JCH) Pamekasan, dipastikan gagal berangkat melaksanakan ibadah haji pada Musim Haji 1447 Hijriah atau 2026. Keduanya terpaksa harus menunda menjalankan rukun Islam kelima karena kondisi kesehatan.
Kedua JCH tersebut, merupakan jemaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 75 dari KBIHU Al-Khairat. Bahkan keduanya juga sudah melapor kepastian menunda pemberangkatan pada dua hari sebelum jadwal keberangkatan.
“Jemaah yang dipastikan gagal berangkat karena kondisi kesehatan, ada dua. Mereka memberikan informasi atau laporan dua hari sebelum pemberangkatan,” kata Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pamekasan, Abdul Halim, Minggu (10/5/2026).
Selain itu pihaknya memastikan jika kedua jemaah tersebut tidak digantikan oleh peserta lain, tetapi menunda keberangkatan hingga kondisi kesehatan membaik. “Artinya untuk yang sakit itu tidak diganti, tapi menunda,” ungkapnya.
Akibat kondisi tersebut, keberangkatan keduanya terpaksa ditunda demi keselamatan jemaah. “Keputusan pembatalan ini dilakukan berdasarkan rekomendasi medis agar risiko kesehatan tidak semakin memburuk selama pelaksanaan ibadah haji,” sambung Abdul Halim.
“Meski gagal berangkat tahun ini, kuota haji kedua jemaah tetap aman dan dapat digunakan kembali pada musim haji berikutnya apabila kondisi kesehatan telah membaik. Jika di kemudian hari jemaah tetap tidak memungkinkan berangkat, hak keberangkatan dapat dilimpahkan kepada ahli waris sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.
Seperti diketahui, total JCH Pamekasan pada musim haji tahun ini terdata sebanyak 1.384 orang, mereka dibagi dalam empat kloter berbeda. Masing-masing sebanyak 309 jemaah di kloter 73, 325 jemaah kloter 74, 376 jemaah Kloter 75, serta 374 jemaah kloter 76.
Dari jumlah tersebut, terdata sebanyak 782 orang dinyatakan masuk kategori berisiko tinggi dan memerlukan pendampingan khusus ketika melaksanakan ibadah haji pada Musim Haji 1447 Hijriah atau 2026. [pin/aje]
Link informasi : Sumber