Long Weekend Dongkrak Pendaki Gunung Kendil Magetan, Wisatawan Membludak Sejak Subuh
MAGETAN (beritajatim.com) – Libur panjang atau long weekend dimanfaatkan ratusan wisatawan untuk mendaki Gunung Kendil di kawasan Taman Wisata Genilangit, Desa Genilangit, Kecamatan Poncol, Kamis (14/5). Jumlah pendaki pada hari pertama libur tercatat meningkat hingga dua kali lipat dibanding akhir pekan biasa.
Gunung Kendil dengan ketinggian 1.625 meter di atas permukaan laut (mdpl) kini menjadi salah satu alternatif favorit bagi pecinta alam selain Gunung Lawu via Cemorosewu yang dikenal memiliki jalur lebih ekstrem. Meski tidak setinggi Lawu, Gunung Kendil menawarkan panorama alam terbuka dengan pemandangan 360 derajat.
Dari puncaknya, pendaki dapat menikmati hamparan panorama pegunungan hingga Telaga Sarangan yang terlihat jelas di kaki Gunung Lawu.
Pengelola Wisata Genilangit, Edy Sukocahyono, mengatakan lonjakan jumlah pendaki sudah terlihat sejak Kamis dini hari. Bahkan, sebelum pukul 06.00 WIB, sejumlah wisatawan telah tiba di basecamp pendakian.
“Di hari pertama long weekend ini sudah terasa dampaknya. Sebelum pukul 06.00 sudah ada pendaki yang datang ke basecamp,” ujarnya.
Menurut Edy, basecamp pendakian dijaga petugas selama 24 jam untuk melayani wisatawan yang ingin memulai pendakian sejak dini hari, terutama pemburu momen matahari terbit atau sunrise.
Mayoritas pendaki memilih sistem tektok atau naik turun dalam satu hari. Mereka berasal dari berbagai daerah dengan rentang usia beragam, mulai pelajar hingga lansia.
“Yang mendaki justru kebanyakan warga luar Magetan,” katanya.
Ia menambahkan, jalur pendakian Gunung Kendil diminati karena memiliki trek yang relatif pendek dan ramah bagi pendaki pemula maupun pelari trail run.
Meski demikian, pengelola belum sepenuhnya merekomendasikan aktivitas camping di kawasan puncak, khususnya solo camp. Hal itu karena fasilitas penunjang di area atas masih terbatas, terutama ketersediaan sumber air.
“Kalau ingin camping bisa di kawasan Taman Wisata Genilangit atau di basecamp, dan tidak diperbolehkan solo camp,” jelasnya.
Selain momentum long weekend, cuaca cerah turut menjadi faktor meningkatnya jumlah kunjungan. Jika pada akhir pekan biasa jumlah pendaki berkisar 200 orang, pada libur panjang kali ini meningkat menjadi sekitar 400 hingga 500 pendaki.
“Parkiran motor sejak pagi sudah penuh. Kalau weekend biasa tidak sampai seperti ini,” ungkap Edy.
Pengelola berencana menambah fasilitas di kawasan puncak, seperti tempat duduk dan toilet, guna meningkatkan kenyamanan wisatawan. Selain itu, pengembangan saluran air menuju area puncak juga tengah dipertimbangkan.
“Sumber air ada, tapi lokasinya masih cukup jauh,” imbuhnya.
Pihak pengelola memperkirakan lonjakan jumlah pendaki masih akan terjadi hingga akhir masa long weekend, terlebih kondisi cuaca di kawasan Gunung Kendil dinilai masih cukup mendukung untuk aktivitas pendakian.
“Kalau cuaca tetap bagus dan cerah seperti sekarang, kemungkinan kepadatan pendaki masih berlangsung sampai akhir long weekend,” tandasnya. [fiq/aje]
Link informasi : Sumber