Kurun Sehari Tiga Kebakaran di Kabupaten Madiun, Rumah di Kebonsari Alami Kerugian Terbesar
Madiun (beritajatim.com) – Sebuah rumah milik warga di Desa Sukorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, terbakar pada Rabu (17/6/2026) malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp150 juta.
Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Satpol PP Kabupaten Madiun, Andy Koerniawan, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 22.43 WIB dari seorang warga bernama Syarif.
“Kami menerima laporan terkait kebakaran rumah milik Anas Rukin. Petugas kemudian langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman,” ujar Andy, Kamis (18/6/2026).
Rumah yang terbakar merupakan milik Anas Rukin (53), warga Desa Sukorejo RT 04 RW 01, Kecamatan Kebonsari. Setelah menerima laporan, satu unit mobil pemadam kebakaran diberangkatkan pukul 22.45 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 22.58 WIB.
Petugas segera melakukan pemadaman sekaligus mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi. Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 00.16 WIB dini hari.
Berdasarkan hasil pendataan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik. Akibat kejadian tersebut, sejumlah perabot rumah tangga serta dokumen pribadi milik korban hangus terbakar.
Selain kerugian material, tidak ada korban luka berat maupun korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Namun, dilaporkan satu orang tetangga korban dilaporkan mengalami luka ringan saat proses penanganan kebakaran.
“Kerugian ditaksir sekitar Rp150 juta. Penyebab kebakaran masih diduga akibat korsleting listrik,” kata Andy.
Andy juga menambahkan, dalam kurun waktu sehari kemarin, petugas pemadam kebakaran juga menangani dua kejadian kebakaran lainnya di wilayah Kabupaten Madiun. Masing-masing berupa kebakaran lahan tebu di Kecamatan Mejayan dan kebakaran rumpun bambu di Kecamatan Kebonsari.
Menurutnya, rangkaian kejadian tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang dipicu oleh instalasi listrik maupun aktivitas pembakaran di lahan terbuka. (rbr/aje)
Link informasi : Sumber