Perda Cadangan Pangan Tak Berguna Jika Lahan Pertanian di Jember Beralih Fungsi
Jember (beritajatim.com) – Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah dinilai tidak akan berguna jika lahan pertanian di Kabupaten Jember, Jawa Timur, dibiarkan beralih fungsi.
“Penguatan cadangan pangan harus berjalan seiring dengan perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B),” kata Alfan Yusfi, juru bicara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember, sebagaimana pandangan umum terhadap enam rancangan peraturan daerah yang diajukan Pemkab Jember.
“Jangan sampai di satu sisi pemerintah daerah berbicara mengenai ketahanan pangan, namun di sisi lain lahan pertanian produktif terus berkurang akibat alih fungsi lahan,” kata Alfan.
Fraksi PDI Perjuangan menyambut baik inisiatif pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan. Apalagi Kabupaten Jember dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Jawa Timur.
“Oleh karena itu, keberadaan cadangan pangan daerah harus mampu menjadi instrumen perlindungan masyarakat dari risiko krisis pangan, bencana alam, gagal panen, maupun gejolak harga pangan,” kata Alfan.
Hal senada disampaikan Sunarsi Khoris, juru bicara Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa. “Kami mengingatkan, upaya memperkuat ketahanan pangan daerah harus berjalan seiring dengan komitmen menjaga keberadaan lahan pertanian produktif,” katanya.
PKB memandang berbagai kebijakan pembangunan yang berpotensi menyebabkan alih fungsi lahan perlu dikaji secara cermat agar tidak mengurangi kapasitas produksi pangan daerah di masa mendatang.
“Ketahanan pangan tidak hanya ditentukan oleh tersedianya cadangan pangan, tetapi juga oleh kemampuan daerah dalam mempertahankan sumber-sumber produksi pangan yang dimiliki,” kata Sunarsi.
Oleh karena itu, PKB mendorong pemerintah daerah untuk menempatkan perlindungan lahan pertanian produktif, keberlangsungan usaha tani, dan kesejahteraan petani sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari setiap kebijakan pembangunan.
“Dengan demikian, cita-cita mewujudkan kedaulatan dan ketahanan pangan daerah dapat tercapai secara berkelanjutan,” kata Sunarsi. [wir/kun]
Link informasi : Sumber