Siap Ngeyel, Kushedya Hari Yudo Tak Sabar Mulai Musim Baru di Persela Lamongan

0

Lamongan (beritajatim.com) – Penyerang anyar Persela Lamongan, Kushedya Hari Yudo, mengaku sudah tidak sabar menjalani musim baru bersama Laskar Joko Tingkir.

Menurutnya, kesamaan karakter khas Jawa Timuran antara dirinya dan Persela menjadi alasan kuat yang membuatnya mantap berlabuh di Lamongan.

Yudo menilai Persela merupakan salah satu klub yang memiliki sejarah panjang di sepak bola Indonesia. Karena itu, kesempatan bergabung dengan tim kebanggaan masyarakat Lamongan, menjadi kebanggaan tersendiri baginya.

“Persela tim legend bagi saya. Maksudnya tim nama besar juga, sudah lama di Liga Indonesia, semua tahu Persela. Saya sangat bangga gabung Persela,” kata Yudo, Senin (29/6/2026).

Mantan pemain Arema FC itu merasa karakter permainan dan mentalitas Laskar Joko Tingkir sangat sesuai dengan kepribadiannya sebagai pemain.

“Karakternya Jawa Timuran, keras, ngeyel, ngotot, nggak mau kalah. Karakter saya juga begitu. Ngeyel, ngotot, jatuh bangkit lagi. Saya nggak mau kalah,” ujarnya.

Yudo mengaku antusias segera berkumpul bersama rekan-rekan setim. Kehadiran kembali Dendy Sulistyawan serta kembalinya suporter ke tribun, menjadi gambaran yang terus memotivasi dirinya.

“Sudah nggak sabar, mas. Apalagi Dendy pulang ke Persela juga. Terus suporternya sudah bisa nonton. Jadi saya sudah membayangkan atmosfernya di stadion nanti,” ujar Yudo.

Pesepakbola berharap Persela mampu bangkit dan kembali menjadi kekuatan yang diperhitungkan di kompetisi.

“Persela harus bisa lebih baik lagi. Siapa tahu rejekinya bisa promosi ke Super League. Persela harus bangkit,” tegasnya.

Secara pribadi, Yudo tidak memasang target jumlah gol. Fokus utamanya adalah membawa Persela bersaing di papan atas hingga membuka peluang promosi.

“Semoga Persela lebih baik ke depannya, bisa bersaing di papan atas. Kalau rejekinya, bisa lolos ke Liga 1.”

Motivasi itu, kata Yudo, menjadi pegangan utamanya sejak memutuskan menerima tantangan bersama Laskar Joko Tingkir.

“Motivasi terbesar saya, pokoknya Persela harus papan atas. Nggak tahu bagaimana caranya, entah latihannya nanti sama Coach Bima mau disiksa seperti apa, yang penting Persela harus papan atas,” pungkasnya. (fak/ted)


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.