Persebaya Perkenalkan Pelatih Fisik Diego Botelho, Siap Genjot Performa Pemain
Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya resmi memperkenalkan pelatih fisik anyar asal Portugal, Diogo Andre Botelho de Carvalho, sebagai bagian dari jajaran staf kepelatihan untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027.
Untuk menghindari kesamaan nama dengan gelandang anyar Persebaya, Diogo Ramalho, manajemen bersama awak media sepakat memanggil pelatih fisik tersebut dengan nama “Diego”. Kesepakatan itu juga telah mendapat persetujuan dari yang bersangkutan agar memudahkan komunikasi selama aktivitas tim.
Pengalaman dari Eropa dan Afrika
Bagi Coach Diego, ini merupakan pengalaman pertama berkarier di Indonesia sekaligus di kawasan Asia. Sebelumnya, ia memiliki pengalaman melatih di Eropa dan Afrika.
Klub terakhir yang dibelanya adalah Portimonense di kompetisi kasta tertinggi Portugal. Sebelum itu, ia juga pernah menjadi bagian dari Raja Casablanca, salah satu klub besar di Maroko yang diperkuat banyak pemain tim nasional.
Berbekal pengalaman tersebut, Diego optimistis mampu membantu meningkatkan performa fisik para pemain Persebaya.
“Jujur, ini adalah kali pertama saya berada di Indonesia dan di Asia. Saya memiliki pengalaman di Eropa serta Afrika. Karena itu, saya sangat menantikan kesempatan bekerja di Asia, mengenal negara baru, atmosfer suporter yang baru, serta pemain-pemain baru. Ini adalah sebuah ambisi yang besar bagi saya,” ujar Diego, Kamis (9/7/2026), di Surabaya.
Ia menegaskan akan bekerja secara kolaboratif di bawah arahan pelatih kepala Bernardo Tavares. Menurutnya, kekompakan seluruh staf pelatih menjadi salah satu faktor penting dalam membantu tim mencapai target musim ini.
Langsung Gelar Tes Fisik Pemain
Tak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi, Diego langsung menyusun program tes fisik bagi seluruh pemain Persebaya.
Tes kebugaran dijadwalkan berlangsung selama dua hari untuk memetakan kondisi awal para pemain sebelum memasuki program latihan yang lebih intensif.
Dalam pelaksanaannya, skuad Persebaya dibagi ke dalam dua kelompok. Sebagian pemain menjalani pengujian di lapangan, sementara kelompok lainnya mengikuti serangkaian tes di ruang kebugaran (gym).
Melalui pengukuran tersebut, tim pelatih fisik akan mengevaluasi sejumlah aspek penting, seperti kekuatan (power), kecepatan (velocity), kapasitas kerja (work capacity), serta daya tahan fisik.
Hasil tes tersebut akan menjadi dasar penyusunan program latihan individual maupun tim sebagai bagian dari persiapan Persebaya menghadapi kompetisi musim 2026/2027. (way/but)
Link informasi : Sumber