Ibiza Club Surabaya Dirikan Sekolah DJ, Sambut Peluang Besar Industri Musik Elektronik Masa Depan

0

Surabaya (beritajatim.com) – Sadar potensi muda-mudi Surabaya di bidang musik Electronic Mixing Music (EMM), manajemen Ibiza Club Surabaya mendirikan IBX JJ Production DJ School Management. Sekolah DJ yang sudah digagas manajemen Ibiza Club Surabaya bersama JJ Production sejak tahun 2025 itu diharapkan menjadi wadah untuk regenerasi seniman musik elektronik utamanya genre Funkot di masa mendatang.

Manajer Ibiza Club Surabaya Arman mengatakan, IBX JJ Production DJ School Management sengaja dibuat untuk memenuhi permintaan DJ bagi industri hiburan yang setiap tahun terus berkembang. Mengutip riset tahunan forum International Music Summit (IMS) Electronic Music Business Report bersama lembaga riset pasar hiburan global MIDiA Research, profesi DJ saat ini bukan sekedar tren di hiburan malam. tetapi sudah menjadi bagian dari industri musik global yang terukur secara ekonomi.

“Saat ini DJ bukan hanya sekedar pengisi di klub malam. Namun sudah berkembang menjadi bagian dari ekosistem ekonomi kreatif seperti Festival, konten digital, brand activation, live streaming, private event, tourism event, hingga produksi remix untuk media sosial. Bahkan DJ berperan sudah seperti “frontman” dalam band,” kata Arman.

Arman memaparkan, keputusan manajemen Ibiza Club Surabaya mendirikan sekolah DJ juga berdasar pada tren global musik elektronik yang terus tumbuh. Berdasarkan laporan IMS/MIDiA Research, nilai industri musik elektronik global mencapai US$11,8 miliar pada 2023, naik 17 persen. Pada 2024, nilainya meningkat menjadi US$12,9 miliar, lalu kembali naik menjadi sekitar US$15,1 miliar pada 2025.

“Kami melihat ada pergeseran pola konsumsi musik yang semula konvensional sekarang beralih ke streaming. Data dari International Federation of the Phonographic Industry (IFPI) pendapatan musik elektronik mencapai 31,7 miliar dollar. Dari angka tersebut 69,6 persen pendapatan dari streaming,” jelas Arman.

Meskipun musik elektronik terus berkembang dan punya peluang besar di masa depan, IBX JJ Production DJ School Management tak serta merta ikut trend global. Di sekolah DJ milik Ibiza Club Surabaya itu, genre Funkot menjadi primadona yang wajib dikuasai oleh talent. Alasannya, Supaya para talent memiliki ciri khas nusantara dan memahami jika Funkot merupakan genre musik elektronik asli Indonesia.

“Walaupun saat ini belum menjadi genre favorit di dunia, namun Funkot merupakan genre yang lahir di Indonesia. Sehingga kedepan talent yang kami hasilkan bisa memperkenalkan Funkot dan turut melestarikan sebagai bentuk rasa nasionalis,” jelas Arman.

Meskipun memiliki potensi dan peluang yang besar, tak sembarang DJ mampu menjawab tantangan ke depan. Menurut Arman, hanya DJ yang memiliki kualitas dan identitas yang mampu mengambil peluang di industri hiburan ke depan. Sehingga, manajemen Ibiza Club Surabaya bersama JJ Production tidak hanya mengajarkan ilmu dasar DJ seperti Basic Mixing, Creative Mixing, dan Remixer Class. Namun, talent juga diajarkan stage presence, personal branding hingga penggunaan AI dan software dalam membuat karya.

“Di sekolah DJ kami ada kurikulum dan mentor yang sudah teruji serta fasilitas yang lebih unggul dibanding tempat lain. Apalagi, ketika seorang talent sudah dirasa mumpuni, akan kami sediakan wadah atau panggung real di Ibiza Club Surabaya dan berkesempatan berkolaborasi dengan DJ dan performer kelas Nasional untuk terus melatih mental dan jam terbang talent,” terang Arman.

Program sekolah DJ ini melibatkan sejumlah mentor yang aktif di dunia DJ dan manajemen talent. Mereka antara lain DJ Jabrick sebagai owner sekaligus mentor, serta DJ Babe, DJ Aziz, dan DJ Rhandy sebagai mentor sekaligus bagian dari manajemen. Kombinasi kurikulum dan mentor yang berpengalaman di IBX JJ Production DJ School Management menghasilkan talent sekelas DJ Keysha, DJ Cik Mey, DJ Dewi Razuka, DJ Angel Sky, DJ May Memey, DJ Beby Shelyn, DJ Dirra, DJ Cassandra, DJ Tata IBX, DJ Egy, dan DJ Meyca.

“Jadi lewat sekolah ini kita benar-benar cetak performer yang kompeten, sehingga stigma negatif seperti DJ cewek kalau mau terkenal harus berpakaian seksi atau yang lainnya itu bisa perlahan hilang. Masyarakat juga harus memandang jika DJ itu pelaku seni. Dan seniman itu harus dinilai dari karyanya,” jelasnya

Lewat IBX JJ Production DJ School Management, Arman mengatakan, Ibiza Club Surabaya mulai mengambil peran sebagai ruang pembinaan, panggung kreasi, dan bagian dari ekosistem ekonomi kreatif di Surabaya.

“Musik itu bukan hanya hiburan. Di dalamnya ada skill, karya, profesi, dan peluang kerja. Itu yang ingin kami bangun melalui Ibiza dan sekolah DJ ini,” pungkas Arman.[ang/aje]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.