Puluhan Desa di Sampang Masih Belum Terima Bantuan Air Bersih
Sampang (beritajatim.com) – Puluhan Desa yang terdampak kekeringan di Kabupaten Sampang, masih harus menunggu bantuan air bersih.
Distribusi air bersih yang sebelumnya direncanakan mulai awal Agustus belum juga terealisasi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang menargetkan penyaluran air bersih mulai dilakukan pada akhir Agustus 2026.
Penundaan tersebut terjadi karena BPBD masih menyusun teknis distribusi, termasuk menentukan jadwal serta rute menuju desa-desa yang menjadi prioritas.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sampang, Fajar Arif Taufikurrahman, mengatakan proses persiapan distribusi masih dilakukan agar bantuan dapat menjangkau wilayah yang paling membutuhkan. “Distribusinya mulai dilakukan akhir Agustus ini,” ujar Fajar Arif, Minggu (23/8/2026).
Dia menjelaskan, distribusi air bersih menghadapi sejumlah kendala, terutama luasnya wilayah terdampak yang tidak sebanding dengan ketersediaan armada pengangkut air.
BPBD Sampang mencatat terdapat 12 kecamatan yang masuk kategori kering kritis.
“Dari wilayah tersebut, ada sebanyak 78 desa diprioritaskan untuk mendapatkan suplai air bersih,” ungkapnya.
Saat itu, BPBD Sampang hanya memiliki dua unit mobil tangki. Sementara satu unit tangki milik PDAM juga disiapkan untuk membantu proses distribusi kepada masyarakat terdampak.
“Dengan keterbatasan armada, kami berupaya mencari alternatif agar bantuan tetap bisa menjangkau lebih banyak warga,” pungkasnya. [sar/but]
Link informasi : Sumber