Jombang Hadirkan Smart Card Beresin Sampah, Ubah Sampah Rumah Tangga Jadi Sumber Ekonomi Warga
Ringkasan Berita:
- Kabupaten Jombang meluncurkan inovasi Smart Card Beresin Sampah untuk mempermudah pengelolaan sampah rumah tangga berbasis digital sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi warga.
- Sistem tabungan sampah digital ini membuat administrasi bank sampah lebih transparan, akurat, dan mendukung penguatan ekonomi masyarakat berbasis lingkungan.
- Program ini memperkuat komitmen Jombang dalam meningkatkan capaian Kampung Proklim melalui kolaborasi DLH, TP PKK, pemerintah desa, dan masyarakat.
Jombang (beritajatim.com) – Pengelolaan sampah rumah tangga di Kabupaten Jombang kini memasuki tahap baru dengan hadirnya inovasi Smart Card Beresin Sampah. Program berbasis digital ini dirancang untuk memudahkan masyarakat memilah sampah dari rumah sekaligus memperoleh nilai ekonomi melalui sistem tabungan sampah yang terintegrasi.
Inovasi tersebut diperkenalkan melalui kegiatan Sosialisasi Smart Card Beresin Sampah dan Administrasi Bank Sampah yang berlangsung di Ruang Bung Tomo Pemkab Jombang, Selasa (8/9/2026).
Kehadiran program ini menjadi langkah strategis dalam mengubah pola pikir masyarakat terhadap sampah, dari limbah yang harus dibuang menjadi sumber daya yang memiliki manfaat ekonomi.
Melalui sistem Smart Card Beresin Sampah, pencatatan transaksi tabungan sampah warga dilakukan secara otomatis, akurat, dan transparan. Digitalisasi administrasi ini diharapkan mampu memperkuat pengelolaan bank sampah hingga tingkat desa sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang, Miftahul Ulum menyampaikan bahwa inovasi tersebut menjadi bagian dari penguatan berbagai program lingkungan yang telah berjalan, seperti gerakan Jombang Resik dari DLH dan Gerakan Sampah Sayang yang digerakkan oleh TP PKK Kabupaten Jombang.
“Produksi sampah rumah tangga terus meningkat dan administrasi manual di bank sampah kerap memicu kendala pencatatan. Melalui Smart Card Beresin Sampah berbasis digital ini, tata kelola bank sampah menjadi lebih transparan dan akuntabel. Kami ingin memperkuat kelembagaan serta partisipasi warga agar jumlah dan kualitas Kampung Proklim di Jombang terus meningkat,” tegas Miftahul Ulum.
Implementasi program ini diperkuat melalui kolaborasi bersama TP PKK Kabupaten Jombang melalui Program Gerakan Sampah Sayang. Keterlibatan Ketua TP PKK desa/kelurahan se-Kabupaten Jombang dan kader lingkungan menjadi bagian penting agar pengelolaan sampah digital dapat diterapkan hingga tingkat keluarga.
Mewakili Bupati Jombang Warsubi, Wakil Bupati Salmanudin memberikan apresiasi terhadap antusiasme masyarakat dalam mendukung program pengelolaan sampah berkelanjutan.
“Kegiatan hari ini menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam memilah, mengumpulkan, dan mengelola sampah secara lebih tertib, transparan, dan berkelanjutan. Smart Card Beresin Sampah juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui sistem tabungan sampah,” ungkap Gus Salman, panggilan akrab Wakil Bupati Jombang.
Selain memberikan kemudahan administrasi, Smart Card Beresin Sampah juga menjadi bagian dari strategi Pemkab Jombang dalam memperkuat program lingkungan dan meningkatkan kualitas Kampung Proklim.
Capaian Program Kampung Iklim (Proklim) Kabupaten Jombang menunjukkan perkembangan positif. Pada tahun 2025, Jombang berhasil meraih sejumlah penghargaan lingkungan, di antaranya Predikat Proklim Lestari untuk Kelurahan Kaliwungu, Kecamatan Jombang, tiga lokasi dengan predikat Sertifikat Proklim Utama, serta tujuh lokasi dengan predikat Proklim Tingkat Madya.
Memasuki tahun 2026, Pemkab Jombang kembali mengusulkan lima lokasi calon Proklim baru, yakni Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben; Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso; Desa Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung; serta Desa Sambongdukuh dan Desa Jabon, Kecamatan Jombang.
Perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH, Koko Wijanarko turut memberikan apresiasi atas langkah progresif Pemkab Jombang dalam memperluas penerapan Program Kampung Iklim melalui berbagai inovasi lingkungan.
Kegiatan sosialisasi tersebut juga menjadi momentum pemberian penghargaan kepada sejumlah pihak yang berkontribusi dalam gerakan lingkungan. Pemkab Jombang memberikan apresiasi kepada PT Astra International Tbk melalui Program Desa Sejahtera Astra (DSA), serta dua Fasilitator Muda, Masalah Hikmal Akbar dan Jihan Siaswia Amira, atas dedikasi mereka dalam mendampingi Duta Lingkungan Hidup.
Untuk mendukung penerapan Smart Card Beresin Sampah, peserta mendapatkan pembekalan teknis dari sejumlah narasumber, yakni Mochammad Zenrisol Rahmat selaku Direktur Beresin Sampah, Anny Mustikaningrum selaku Direktur Bank Sampah Induk Jombang, serta perwakilan Bidang RTH dan Pengelolaan Sampah DLH Jombang.
Melalui Smart Card Beresin Sampah, Kabupaten Jombang menunjukkan komitmennya menghadirkan inovasi pengelolaan sampah yang tidak hanya berorientasi pada kebersihan lingkungan, tetapi juga mampu menciptakan manfaat ekonomi bagi masyarakat. [suf]
Link informasi : Sumber