Cegah Rabies, Wilayah Perbatasan Banyuwangi Jadi Sasaran Perburuan Hewan Liar

0

Banyuwangi (beritajatim.com) – Petugas dari Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi gencar melakukan perburuan hewan liar di seluruh penjuru untuk mengantisipasi dampak rabies. Akan tetapi, wilayah yang paling banyak diwaspadai adalah sekitar perbatasan.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner, Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, drh. Nanang Sugiharto, menyebut, wilayah perbatasan yang dimaksud memiliki persebaran hewan liar cukup tinggi. Khususnya, anjing dan kucing liar yang banyak. “Seperti Kecamatan Tegal Dlimo, Blimbingsari, Kalibaru, Glenmore, Pesanggaran, dan Purwoharjo,” kata drh. Nanang.

Jika kedapatan, petugas akan memberikan suntikan vaksinasi rabies. Termasuk, hewan peliharaan untuk langkah antisipasi. “Vaksinasi untuk hewan peliharaan dilakukan serentak di 6 titik. Yakni di rumah sakit hewan dan 5 pusat kesehatan hewan (Puskeswan). Di antaranya, puskeswan Rogojampi, Purwoharjo, Gambiran, Genteng, dan Muncar,” jelasnya.

Sementara vaksinasi untuk hewan yang dilepasliarkan akan dilakukan pada Oktober-November mendatang dengan target 500 sasaran. “Kita akan terapkan sistem imun belt. Jadi tidak semua kecamatan dilakukan vaksinasi, melainkan hanya daerah pinggiran dengan populasi hewan liar banyak,” kata Nanang.

Selain itu, drh. Nanang menambahkan sedikitnya ada 600 dosis vaksin rabies yang disiapkan dalam kegiatan ini. “Dari jumlah tersebut, sebanyak 400 dosis diperuntukkan bagi hewan peliharaan, dan 200 dosis untuk hewan yang dilepasliarkan. Artinya, hewan tersebut dilepaskan di lingkungan namun ada pemiliknya,” tandas drh. Nanang. (rin/kun)


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.