Gara-gara Diputus Jadi Alasan Pemuda Mojokerto Nyebur ke Sungai Brantas

0

Mojokerto (beritajatim.com) – Diputus sang kekasih menjadi alasan TH (24) asal Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto menceburkan diri ke Sungai Brantas pada, Senin (24/12/2024).

Sang kekasih mengancam akan menerima lamaran cowok lain jika korban tidak segera melamar.

Hal tersebut disampaikan tante korban Monic (49). “Iya putus. Kalau nggak salah, Jumat apa Sabtu ngitu. Iya baru putus. Pacarnya minta dilamar kalau nggak akhir tahun ini atau tahun depan, dia mengancam akan menerima lamaran cowok lain kalau tidak dilamar,” ungkapnya, Selasa (24/12/2024).

Orang tua korban melarang melamar sang kekasih lantaran korban belum bekerja. Dugaan bunuh diri tersebut diperkuat lantaran satu hari sebelumnya yakni di hari, Minggu (23/12/2024) malam, korban datang ke lokasi dengan alasan cari angin. Bahkan korban bercerita jika ia sempat terpeleset di lokasi.

“Minggu itu pulang jam 11 malam dari Rolak, pamitnya cari angin. Kemarin itu sempat dilarang karena motor yang dipakai itu paginya dipakai bapak dan adik perempuannya kecelakaan. Ibunya dengar korban terjun ke Sungai Brantas sudah dari semalam minta ke sini tapi dilarang, ini tadi habis Subuh sudah di sini,” katanya.

Korban memadu kasih sejak keduanya duduk di bangku sekolah di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. Korban yang setiap harinya dikenal pendiam ini merupakan anak kedua dari empat bersaudara, sang kakak meninggal sekitar tiga tahun lalu.

“Kakaknya meninggal sakit, 1.000 harinya dua bulan lalu. Dia ini anak kedua, bagaimana perasaan orang tuanya setelah kehilangan anak pertamanya cowok, sekarang harus kehilangan anak keduanya cowok juga. Ibunya nggak mau pulang, dari tadi mau ikut terjun. Nggak pulang kalau nggak bawa anaknya pulang,” katanya.

Lantaran arus yang cukup deras, petugas gabungan tidak berhasil menyisir Sungai Brantas. Petugas gabungan dari melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Potensi Relawan, TNI/Polri dan warga ini terpaksa menghentikan pencarian lantaran situasi yang tidak memungkinkan.

Sebelumnya, seorang pemuda terjun ke Sungai Brantas tepatnya di pintu air Rolak 9 Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Senin (23/12/2024) malam. Sebelum terjun, korban menitipkan sepeda motor Honda Beat nopol S 3291 NAW warna hitam.

Korban diketahui atas nama TH (24) asal Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Sebelumnya menceburkan diri, korban sempat mampir ke warung kopi yang ada di sekitar pintu air Rolak 9. Tak lama korban menitipkan sepeda motor miliknya kepada pengunjung warung lain dan terjun ke Sungai. [tin/ted]

Jika Kamu butuh bantuan konsultasi untuk mengatasi masalah depresi atau Kamu melihat orang yang ingin melakukan aksi bunuh diri bisa menghubungi nomor darurat Kementerian Kesehatan di 119.


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.