Keluarga Ponpes Darussalam dan Kader PKB Banyuwangi Dukung Ipuk-Mujiono, Gus Makki: Santai Saja

0

Banyuwangi (beritajatim.com) – Tensi kontestasi politik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 agenda pemilihan bupati Banyuwangi mulai menghangat. Hal ini ditandai dengan deklarasi Keluarga Pondok Pesantren Darussalam, Blokagung, Kecamatan Tegalsari yang mengarahkan dukungan ke pasangan nomor urut 1, Ipuk Fiestiandani dan Mujiono.

Kondisi ini menjadi gebrakan berkali-kali bagi pasangan Ipuk – Muji untuk bisa menjadi pemenang di Pilbup 2024 ini. Pasalnya, tidak hanya mendapat dukungan terbanyak dari sisi partai, namun dukungan lainnya dari sejumlah kalangan mengalir kepadanya.

Tidak hanya itu, dukungan Ponpes Blokagung Banyuwangi itu bahkan totalitas. Pasalnya, pengasuh ponpes setempat juga mengeluarkan maklumat dukungan khusus untuk pasangan yang didukung oleh 14 partai politik tersebut.

KH. Hisyam Syafaat menyerukan dukungan penuh untuk pasangan Ipuk Fiestiandani dan Mujiono. Dalam maklumatnya menyebut, tidak hanya keluarga Ponpes Darussalam, tapi juga Alumni dan Walisantri diminta untuk mendukung.

“Keberhasilan kepemimpinan di Banyuwangi harus dilanjutkan, dan kami berharap semua pihak ikut serta dalam mendukung pasangan ini,” ungkap KH. Hisyam Syafaat yang tercatat sebagai Ketua Dewan Muhtasyar DPC PKB Banyuwangi.

Sementara itu, KH. Ahmad Munib Syafaat yang juga keluarga Pondok Pesantren Blokagung juga menentukan sikap untuk mendukung Ipuk – Muji. Padahal, politisi PKB Banyuwangi ini juga sempat mencalonkan diri sebagai bupati.

Akan tetapi, hingga detik akhir tidak ada partai yang mengusulkan dirinya. Bahkan, partai PKB yang menjadi rumahnya justru memilih calon lain yang kini menjadi lawan petahana.

“Calon pasangan nomor urut 1 mejadi energi yang positif, menjadi energi yang lebih mampu membangun Banyuwangi lebih maksimal, Banyuwangi lebih hebat,” ucapnya dalam sebuah sambutan.

Hal ini menjadi suntikan semangat dan peluru tajam untuk melawan perjuangan Ali Makki Zaini dan Ali Ruchi di Pilkada Banyuwangi. Pasalnya, sejumlah tokoh menjadi jamu kuat untuk mengarungi pertarungan di arena sesungguhnya.

Pasangan Ipuk Fiestiandani dan Mujiono seolah tambah gebrakan mendapatkan amunisi baru. Meski, hanya melawan kekuatan dua orang yang didukung oleh partai tunggal, yakni PKB saja.

Meski demikian, pasangan calon nomor urut 2 justru sebaliknya. Calon Bupati Banyuwangi Gus Makki sapaan akrab Ali Makki Zaini melihatnya dengan santai.

Bahkan, pihaknya seolah enggan menanggapi aktivitas politik yang bisa dibilang manuver tersebut. Menurut Gus Makki, apa yang dilakukan tim lawan merupakan bentuk ikhtiar mereka.

“Jangan dibikin gawat Pilkada ini, dan saya enjoy-enjoy saja. Tidak ada persoalan. Masing-masing orang, masing komunitas memiliki hak yang sama menentukan sikap,” ungkapnya.

Gus Makki menilai, setiap orang berhak menentukan pilihan dan sikapnya. Tidak lantas memberangus sikap dengan memaksa setiap orang untuk mengikuti keinginan orang lain.

“Melarang orang untuk tidak bersikap itu malah tidak baik. Yang terjadi seperti saat ini malah bagus. Sikapnya jelas, masyarakat juga semakin jelas sikap-sikapnya. Sehingga, bagi saya itu bukan persoalan,” terangnya.

Ketua PCNU Banyuwangi masa khidmat 2018-2023 ini juga mengingatkan tentang perjalanan Pilkada 2024 ini. Menurutnya, kontestasi politik di Banyuwangi jangan diambil pusing, nikmati, dan rasakan.

“Seperti yang sudah saya bilang, Pilkada ini mari kita bikin nyama, bahagia, riang gembira. Karena, di atas sana semua sudah ada catatannya,” pungkas Gus Makki saat bersantai di Pantai Boom Banyuwangi. (rin/kun)


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.