Keluhkan Sepinya Pembeli Pasar Wates, Omset Pedagang Turun Drastis

0

Jatimpedia.co| 26 November 2025. Kediri- Kediri (27/11/2025) Warga Paguyuban Pasar Wates, Jl.raya tawang, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri melaporkan keluh kesahnya dikarenakan sepinya penjualan di dalam Pasar Wates semenjak revitalisasi pasar hingga kini.

Hal ini dikarenakan dengan adanya pedagang diluar pasar yang notabenya sendiri merupakan pedagang non pasar yang berjualan di area jalan depan pasar wates(pribadi).

polemik revitalisasi salah satu program unggulan Mas Bupati Hanindhito Pramana untuk mengentaskan pasar tradisional dari kesan kumuh, namun tidak sejalan dengan daya tarik belanja kembali ke pasar tradisional yang turun hingga 35%.

Sebenarnya pasar sudah bagus bersih, ya namanya manusia cari peluang ya usaha ketika ada peluang ya di pasar juga kan ketika ada orang masuk pasti ada retribusi parkir untuk konsumen(pembeli). Otomatis kebanyakan orang juga yang tidak mau masuk juga belanja di luar,” ujar Lamuan(45) selaku Ketua Paguyuban Pasar Wates.

Wartawan Kompasone kediri juga mengkonfirmasi pihak Koordinator Pasar Ahmad Syam(54) dan juga Dinas Perdagangan (bidang pasar sarpras) Budi(52) yang kebetulan juga sedang berada dan mengawasi renovasi pasar wates.

Kita juga bingung mas, masalahnya yang dia gunakan itu lahan pribadi, dan mereka sewa, masak kita mau melarang orang jualan kalo mau tidak diperbolehkan kan kita juga harus ada solusi, kita juga melakukan dan memberikan sarana pelatihan perdagangan online bagi yang mau, ya nggak tahu jalan atau tidak,” ujar Budi(52) selaku sarana dan prasarana bidang pasar Kabupaten Kediri.

Kita juga pernah menertibkan pedagang di luar pasar menggunakan banner pemberitahuan tapi ya hanya menimbulkan konflik antar warga, hari ini dipasang 1-2 hari ya dicopot lagi. Didemo pun juga pernah dengan alasan harga bahan pokok yang berbeda,” tambah Budi.

Ya harapan kami dari sarana pelatihan media online yang kami sampaikan ke pedagang ya agar pedagang lebih kreatif dan inovatif untuk menaikan daya beli masyarakat,” tambah Ahmad Syam

Leave A Reply

Your email address will not be published.