Puluhan Desa di Gresik Utara Diterjang Banjir Rob

0

Gresik (beritajatim.com)- Puluhan desa di wilayah Gresik Utara diterjang banjir rob akibat naiknya air laut ke pemukiman warga. Imbas dari kejadian ini membuat warga aktivitasnya terganggu.

Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, setidaknya ada beberapa desa yang tergenang banjir rob sejak Senin (16/12/2024) malam, yakni Desa Pangkahkulon dan Desa Pangkahwetan di Kecamatan Ujungpangkah.

Hal serupa terjadi di Desa Tanjungwidoro di Kecamatan Bungah, Desa Banyuwangi di Kecamatan Manyar, Kelurahan Lumpur di Kecamatan Gresik, dan Desa Sukorejo di Kecamatan Kebomas.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Gresik F.X. Driatmiko Herlambang mengatakan, banjir rob disebabkan terjadinya air pasang laut. Untuk ketinggian airnya 30 sampai 70 cm atau kurang lebih sepaha orang dewasa.

“Banjir yang terjadi ini biasanya berlangsung singkat dan datang pada waktu malam hari,” katanya, Rabu (18/12/2024).

Sebagai antisipasinya, kata dia, pihaknya sudah berkordinasi dengan pemerintah desa (Pemdes) setempat dan menyebarluasan informasi peringatan dini dari BMKG.

“Saat ini tim BPBD sudah menuju ke lokasi melakukan mitigasi serta mendata warga yang membutuhkan bantuan,” katanya.

Sementara itu, Yudhi Anggoro, salah satu warga Kelurahan Lumpur menyatakan banjir rob biasa terjadi dan warga sudah mengantisipasinya. “Kami sudah terbiasa bila ada banjir rob, dan biasanya tidak berlangsung lama ,” tandasnya. [dny/suf]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.