15 Guru Besar Daftar Calon Rektor UINSA Surabaya, Ini Daftarnya

0

Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 15 guru besar resmi mendaftarkan diri sebagai calon rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya periode 2026-2030. Jumlah ini bertambah dibanding masa pendaftaran calon rektor sebelumnya.

“Sampai Jumat (2/10) sore yang mendaftar 15 orang,” kata Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor UINSA Surabaya, Prof. Achmad Zaini saat dikonfirmasi Minggu (4/10/2026).

Selanjutnya, kelima belas nama tersebut akan diverifikasi dan hasilnya bakal diserahkan kepada Plt rektor, untuk kemudian disampaikan kepada senat. Di hari yang sama, nama-nama calon akan diumumkan.

“Akan dilakukan proses verifikasi dan hasilnya akan diumumkan hari Senin (5/10) besok,” ungkap Zaini.

Zaini menambahkan, pada pendaftaran kali ini, ada empat nama baru yang mendaftar. Mereka adalah Prof. Wahidah Zein Br Siregar, Prof. Abdul Kadir Riyadi, Prof. Mohammad Thohir, dan Prof. Titik Triwulan.

Sementara 11 lainnya merupakan pendaftar lama yang kembali mencalonkan sebagai rektor periode 2026-2030. Mereka antara lain Prof. Masdar Hilmy, Prof. Abdul Chalik, Prof. Khoirun Niam, Prof. Evi Fatimatur Rusydiyah.

Kemudian, Prof. Zumrotul Mukaffa, Prof. Siti Warjiyati, Prof. Rubaidi, Prof. Husniyatus Salamah Zainiyati, Prof. Mohammad Kurjum, Prof. Achmad Muhibin Zuhri, dan Prof. Nur Kholis.

Pelantikan rektor baru UINSA Surabaya sendiri dijadwalkan berlangsung pada pekan kedua Oktober 2026. Jadwal ini ditetapkan setelah kampus memadatkan seluruh tahapan seleksi calon rektor.

Panitia penjaringan bakal calon rektor mengawali jadwal seleksi melalui tahapan pendaftaran dan penerimaan dokumen bakal calon rektor hingga 2 Oktober 2026.

Berkas pendaftar yang masuk langsung melewati tahapan verifikasi administrasi pada 5 Oktober 2026. Pada hari yang sama, nama-nama kandidat yang memenuhi syarat akan diumumkan dan diserahkan kepada Plt Rektor UINSA.

“Setiap percepatan jadwal penjaringan harus didasarkan pada kepatuhan penuh terhadap aturan baku. Kita harus memastikan prosedur berjalan legal dan transparan agar tidak memicu celah hukum atau gugatan,” jelas Inspektur Jenderal Kemenag RI, Khairunnas.

Pihak rektorat kemudian melanjutkan nama-nama kandidat lolos ke tingkat senat universitas. Anggota senat bersiap menggelar rapat tertutup pada 7 Oktober 2026 untuk memberikan pertimbangan kualitatif kepada masing-masing calon rektor.

Hasil penilaian senat diserahkan kembali kepada rektorat pada 8 Oktober 2026 untuk diteruskan ke Jakarta. Selanjutnya, pada pertengahan Oktober, Kemenag bakal melantik rektor baru UINSA. [ipl/aje]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.