Forum PAUD Lamongan Bekali Orang Tua Mengenai Pola Asuh Anak di Era Digital
Lamongan (beritajatim.com) – Pesatnya perkembangan teknologi menjadi perhatian Forum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Lamongan. Kemudahan anak mengakses informasi melalui gadget dinilai perlu diimbangi dengan pola asuh dan pendampingan orang tua yang tepat.
Perhatian tersebut diwujudkan melalui seminar parenting bertema “Pengasuhan Anak di Era Digital” yang digelar Forum PAUD bersama TP PKK dan Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan di Pendopo Lokatantra, Selasa (22/9/2026).
Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, mengatakan perkembangan teknologi tidak perlu dijauhkan dari kehidupan anak. Namun, orang tua harus hadir untuk mendampingi sekaligus membantu anak menyaring informasi yang mereka dapatkan melalui perangkat digital.
“Prinsipnya bukan anak-anak kita tidak boleh hidup dengan teknologi, hanya saja butuh pendampingan orang tua,” kata Dirham saat membuka seminar.
Menurut Dirham, anak-anak belum sepenuhnya memiliki kemampuan untuk memilah berbagai informasi yang masuk melalui gadget. Karena itu, orang tua tidak cukup hanya mengawasi penggunaan teknologi, tetapi juga perlu membangun komunikasi dan kedekatan dengan anak.
“Kalau bisa bapak-bapak ada waktu paling tidak satu jam untuk anak, quality time. Bagaimana kita interaksi, membangun mental anak tanpa adanya gadget. Karena sentuhan sosial bagi anak-anak itu adalah pondasi menentukan nasib dan masa depan anak,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Lamongan sekaligus Bunda PAUD Lamongan, Anis Kartikawati Yuhronur Efendi, mengatakan seminar tersebut digelar untuk meningkatkan wawasan orang tua mengenai pola pengasuhan positif di tengah tantangan era digital.
“Tujuan dilaksanakannya seminar ini adalah untuk memberikan tambahan wawasan kepada Ayah Bunda yang memiliki anak PAUD tentang pola pengasuhan positif karena sekarang tantangannya sangat luar biasa di era digital,” kata Anis.
Seminar tersebut diikuti 215 peserta yang merupakan perwakilan dari 27 kecamatan di Lamongan. Kegiatan menghadirkan praktisi PAUD dari Yogyakarta, Aji Syafa, sebagai narasumber.
“Selain penguatan pola pengasuhan positif, kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat dan program wajib belajar 13 tahun,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Lamongan Shodikin menilai pendidikan anak usia dini merupakan tahap penting karena menjadi fondasi bagi perkembangan anak.
Menurutnya, fondasi tersebut tidak hanya dibangun melalui pendidikan di sekolah. Keteladanan orang tua, peran guru, masyarakat hingga media turut memengaruhi tumbuh kembang dan pembentukan karakter anak.
“Karena itu, di tengah semakin dekatnya anak dengan teknologi, orang tua diharapkan tidak hanya berperan sebagai pengawas penggunaan gadget. Kehadiran, komunikasi dan keteladanan orang tua menjadi bagian penting untuk memastikan perkembangan teknologi tetap memberikan manfaat tanpa mengabaikan kebutuhan sosial dan perkembangan karakter anak,” (fak/kun)
Link informasi : Sumber