Berdalih Agar Kuat Kerja, Dua Relawan SPPG Tulungagung Konsumsi Sabu
Tulungagung (beritajatim.com) – Dua relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Tulungagung kedapatan menggunakan narkotika jenis sabu. Keduanya mengaku mengonsumsi sabu dengan alasan coba-coba dan agar kuat menunjang pekerjaan di dapur SPPG.
Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tulungagung, Wasbeka Abie Yuwono, mengatakan kasus dua relawan SPPG yang terlibat penyalahgunaan narkotika tersebut merupakan hasil ungkap Polres Tulungagung. Keduanya kemudian diajukan ke Tim Assessment Terpadu (TAT) untuk menentukan tindak lanjut penanganannya.
“Awalnya kedua relawan SPPG itu mengaku mengkonsumsi sabu untuk coba-coba dan menunjang kinerja di dapur. Untuk barang bukti sabu diamankan Polres Tulungagung,” ujarnya, Selasa (22/9/2026).
Dua relawan tersebut masing-masing berasal dari SPPG Gendingan, Kecamatan Kedungwaru, dan SPPG Pucangan, Kecamatan Kauman. Hasil TAT kemudian menentukan rekomendasi penanganan yang berbeda terhadap keduanya.
“Untuk relawan SPPG Gendingan rekomendasinya dilakukan rehabilitasi. Sedangkan relawan SPPG Pucangan dilanjut proses hukum,” terangnya.
Menurut Abie, relawan SPPG Pucangan diduga merupakan pengguna lama dan memiliki keterkaitan dengan pengedar narkoba. Karena itu, relawan tersebut diputuskan untuk menjalani proses hukum oleh Polres Tulungagung.
“Untuk satu relawan SPPG lanjut proses hukum, karena ada keterkaitan dengan jaringan peredaran narkoba,” jelasnya.
Secara usia, kedua relawan SPPG tersebut relatif masih muda, yakni sekitar 20 tahun. BNNK Tulungagung pun merekomendasikan agar proses perekrutan relawan SPPG memperhatikan aspek pencegahan penyalahgunaan narkotika.
Salah satu langkah yang dinilai penting adalah memastikan calon relawan memiliki surat bebas narkoba. Selain itu, sosialisasi dan pemeriksaan urine secara berkala dinilai diperlukan untuk mendeteksi potensi penyalahgunaan narkotika sejak dini di lingkungan SPPG.
“Sebenarnya penting untuk dilakukan sosialisasi dan tes urine secara berkala ke SPPG untuk melakukan deteksi dini,” pungkasnya. [nm/beq]
Link informasi : Sumber