Unipdu Jombang Raih Dua Penghargaan Nasional di Hari Statistik Nasional 2026
Ringkasan Berita:
- Unipdu Jombang meraih dua penghargaan nasional dalam Hari Statistik Nasional 2026 yang digelar BPS Pusat di Jakarta.
- Potik Unipdu berhasil menjadi juara 2 nasional kategori Pojok Statistik, sementara mahasiswa Unipdu Mohammad Naufal Azzuardi meraih juara 2 kategori Infografis.
- Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi Unipdu dalam meningkatkan literasi statistik dan kolaborasi dengan BPS.
Jombang (beritajatim.com) – Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Rejoso Peterongan Jombang mencatatkan prestasi nasional membanggakan dalam peringatan Hari Statistik Nasional yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat di Hotel Platinum Jakarta, Sabtu (26/9/2026).
Dalam agenda yang dihadiri pimpinan BPS Pusat, Kepala BPS Provinsi, Kabupaten/Kota, insan statistik dari seluruh Indonesia, serta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian tersebut, Unipdu berhasil membawa pulang dua penghargaan nasional.
Penghargaan pertama diraih Unipdu sebagai juara 2 nasional kategori Potik atau Pojok Statistik. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Rektor Unipdu Dr dr HM Zulfikar As’ad MMR dan diserahkan oleh salah satu tamu kehormatan, Kepala Penjaminan Simpanan Anggito Abimanyu.
Prestasi tersebut sekaligus menjadi apresiasi bagi BPS Kabupaten Jombang atas kolaborasi dalam pengembangan layanan statistik di lingkungan perguruan tinggi.
Penghargaan kedua diberikan kepada mahasiswa Unipdu, Mohammad Naufal Azzuardi, yang berhasil meraih juara 2 nasional kategori Infografis.
Rektor Unipdu Dr dr HM Zulfikar As’ad MMR menjelaskan, Potik atau Pojok Statistik merupakan bentuk layanan kolaborasi antara Badan Pusat Statistik (BPS) dan perguruan tinggi yang berfungsi sebagai media pelayanan, promosi, dan edukasi data statistik di lingkungan kampus.
“Tujuan utama Potik diantaranya adalah meningkatkan literasi statistik dan pemanfaatan data resmi BPS di kalangan mahasiswa, dosen, serta akademisi,” ujar Gus Ufik, panggilan akrab Rektor Unipdu, Minggu (27/9/2026).
Melalui keberadaan Potik, layanan data BPS dapat lebih dekat dengan sivitas akademika sehingga memudahkan akses data untuk kebutuhan riset, pendidikan, konsultasi statistik, hingga pencarian data resmi secara langsung maupun daring.

Gus Ufik menambahkan, Potik Unipdu sebagaimana Potik yang ada di hampir seluruh kampus di Indonesia dikelola oleh dosen, staf, dan mahasiswa sebagai Agen Statistik. Mereka bertugas membimbing pengunjung maupun masyarakat dalam membaca serta mengolah data dengan pendampingan dari Badan Pengelolaan Statistik Kabupaten Jombang.
“Kami sangat bersyukur menerima penghargaan ini, karena menunjukkan keberadaan Unipdu sebagai salah satu kampus yang banyak berkolaborasi dengan berbagai lembaga dalam berkontribusi untuk membangun bangsa, kali ini melalui literasi mahasiswa terhadap angka utamanya adalah statistik,” urainya.
Menurut Gus Ufik, pemahaman terhadap statistik memiliki peran penting dalam melihat kondisi suatu negara secara lebih menyeluruh. Data statistik dapat menjadi dasar dalam memahami berbagai persoalan sekaligus menentukan arah pembangunan di masa mendatang.
Dengan mengetahui statistik secara baik, masyarakat dapat memahami peta dan gambaran besar kondisi negara serta menjadikannya sebagai dasar untuk menentukan langkah pembangunan Indonesia dalam periode tertentu. [suf]
Link informasi : Sumber