81 Tim Ikuti Open Tournament Domino ORADO Piala Panglima TNI di Kodim 0817/Gresik
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 81 tim mengikuti Open Tournament Domino ORADO (101) Piala Panglima TNI di Kodim 0817/Gresik dalam rangka HUT ke-81 TNI.
- Turnamen domino ini mempertemukan masyarakat umum, prajurit TNI, dan anggota Polri sekaligus menjadi bagian dari upaya pencatatan rekor MURI secara nasional.
- Orado Gresik mendorong pembinaan pemain melalui klub-klub di tingkat kecamatan dan kelurahan untuk melahirkan atlet domino berprestasi.
Gresik (beritajatim.com) – Sebanyak 81 tim mengikuti Open Tournament Domino ORADO (101) Piala Panglima TNI yang digelar di Markas Kodim 0817/Gresik, Minggu (27/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI sekaligus ajang mempertemukan masyarakat umum, prajurit TNI, dan anggota Polri dalam kompetisi olahraga domino.
Turnamen Orado digelar secara serentak di 101 kabupaten/kota di Indonesia. Pelaksanaan kegiatan tersebut diarahkan untuk mencatatkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai bagian dari perayaan HUT ke-81 TNI.
Komandan Kodim (Dandim) 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha mengatakan, tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap olahraga domino yang semakin berkembang.
“Alhamdulillah, kegiatan Open Tournament Domino Orado (101) Piala Panglima TNI di Kodim 0817/Gresik dapat terlaksana dengan baik. Ada 81 tim yang mengikuti pertandingan ini sebagai simbol HUT ke-81 TNI. Para peserta terdiri dari masyarakat umum, TNI dan Polri,” katanya.
Menurut Fadly, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Kodim 0817/Gresik dengan masyarakat. Melalui olahraga, interaksi dan kebersamaan dapat terbangun tanpa adanya batas antara institusi dan warga.
Selain memperkenalkan olahraga Orado kepada masyarakat luas, turnamen ini juga diharapkan mampu menjadi wadah untuk menemukan pemain-pemain berbakat asal Kabupaten Gresik yang dapat berkembang ke tingkat kompetisi yang lebih tinggi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin turut menyosialisasikan olahraga Orado kepada masyarakat. Kami ingin masyarakat tidak hanya mengenal Kodim sebagai satuan kewilayahan, tetapi juga melihat bahwa Kodim terbuka untuk berinteraksi dan membangun kebersamaan bersama masyarakat,” ujarnya.
Letkol Inf Fadly berharap turnamen tersebut dapat melahirkan atlet-atlet Orado potensial yang mampu membawa nama Gresik dalam berbagai kompetisi. “Semoga dari turnamen ini muncul juara-juara Orado dari Kabupaten Gresik yang nantinya bisa berkembang dan berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Orado Gresik Mochamad Choirul Rizal menjelaskan, turnamen domino tersebut merupakan bagian dari agenda Mabes TNI untuk memeriahkan HUT ke-81 TNI.
Di Kabupaten Gresik, cabang domino dipilih sebagai olahraga yang dipertandingkan melalui kolaborasi antara Orado Gresik dan Kodim 0817/Gresik.
“Turnamen ini merupakan bagian dari agenda yang diselenggarakan Mabes TNI dalam rangka HUT ke-81 TNI. Kebetulan di Gresik cabang yang dipertandingkan adalah domino, sehingga kami bersama Kodim 0817 bersinergi untuk menyukseskan kegiatan ini,” tuturnya.
Choirul menyebut, peserta turnamen sebelumnya dijaring dari berbagai wilayah di Kabupaten Gresik. Keterlibatan masyarakat sipil, TNI, dan Polri menunjukkan bahwa olahraga domino memiliki peminat yang cukup luas di tengah masyarakat.
Selain menggelar kompetisi, Orado Gresik juga mulai melakukan pembinaan pemain melalui pembentukan klub-klub di tingkat kecamatan hingga kelurahan. Sejumlah klub telah memperoleh fasilitas berupa meja dan perlengkapan bermain untuk mendukung latihan rutin.
“Potensi pemain di Gresik cukup besar. Karena itu, kami tidak hanya menggelar pertandingan tetapi juga membangun klub-klub di tingkat kecamatan maupun kelurahan,” pungkas Rizal. [dny/suf]
Link informasi : Sumber