Kotoran Sapi Berujung Medali Emas untuk Mahasiswa Universitas Jember

0

Jember (beritajatim.com) – Berkat inovasi pengolahan limbah kotoran sapi menjadi solusi lingkungan berkelanjutan, dua mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jember Risky Adwitiya Anggara dari Program Studi Ilmu Tanah dan Destia Keke Rizky dari Program Studi Agroteknologi, berhasil meraih penghargaan Gold Medal I Infografis dalam ajang Pekan Riset dan Ilmiah Mahasiswa (Prisma) 14.

Ajang yang diselenggarakan Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan, Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timu, pada awal September 2026 ini diikuti lebih dari 500 peserta. Dari jumlah tersebut, hanya 15 tim yang berhasil melaju ke babak final untuk mempresentasikan karyanya di hadapan dewan juri.

Risky mengatakan, gagasan tersebut mengintegrasikan pemanfaatan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) untuk pengembangan inovasinya, sebagai upaya memecahkan tantangan pembangunan di bidang sosial, ekonomi, dan lingkungan.

“Kami sadar dan melihat penumpukan limbah kotoran sapi yang menumpuk khususnya di desa yang memiliki peternakan. Dari sinilah kami bergerak untuk berpikir mengembangkan inovasi yang tidak hanya menjadi produk, namun bisa berkelanjutan bagi petani dan peternak sebagai langkah kecilnya,” kata Risky selaku ketua tim.

Inovasi penciptaan lingkungan yang berkelanjutan ini membutuhkan kolaborasi lintar sektor masyarakat, pemerintah, dan swasta, dan kearifan lokal untuk upaya mencapai percepatan Sustainable Development Goals (SDGs).

Kolaborasi lintas program studi menjadi salah satu kekuatan tim ini. Latar belakang keilmuan Risky dan Keke saling melengkapi menghasilkan sudut pandang yang saling melengkapi dalam merumuskan solusi berbasis riset dan observasi lapangan.

Risky dan Keke kini bersiap mengikuti kompetisi lain, yakni Super Hero Lingkungan (SHL) 10 yang digelar Fakultas Pertanian Unej pada akhir September 2026. [wir/aje]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.