Heboh Makam Baru di Lahan Perhutani Cerme Gresik, Disebut Makam Joko Umbaran
Gresik (beritajatim.com) – Kemunculan sebuah makam baru di lahan milik Perhutani, Desa Cerme Kidul, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, memicu perhatian warga. Makam tersebut disebut-sebut sebagai makam Joko Umbaran yang keberadaannya dikaitkan dengan sebuah mimpi.
Persoalan itu kini menjadi perhatian pemerintah kecamatan. Aparat Forkopimcam Cerme telah melakukan koordinasi dan musyawarah setelah menerima laporan warga terkait keberadaan makam tersebut.
Camat Cerme Umar Hasyim mengatakan, pihaknya tidak langsung mengambil tindakan. Persoalan tersebut terlebih dahulu dibahas bersama sejumlah pihak, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cerme.
“Kami sudah melakukan musyawarah dan berkoordinasi dengan MUI Kecamatan Cerme. Bahkan kami juga meminta pandangan atau fatwa dari MUI Kabupaten Gresik,” kata Umar, Senin (28/9/2026).
Menurut Umar, makam tersebut dibuat oleh seorang warga setempat secara perorangan. Warga yang bersangkutan telah dipanggil untuk dimintai penjelasan mengenai latar belakang pembuatan makam.
Di lokasi itu, lanjut Umar, memang terdapat beberapa makam. Salah satunya kemudian disebut sebagai makam Joko Umbaran. “Pembuatan makam itu berawal dari sebuah mimpi,” ujarnya.
Keterangan tersebut menjadi salah satu alasan munculnya keyakinan mengenai sosok yang disebut-sebut sebagai Joko Umbaran. Namun, pemerintah kecamatan masih melakukan tahapan koordinasi sebelum menentukan langkah penanganan.
Umar menambahkan, persoalan tersebut juga telah dilaporkan kepada Bupati Gresik. Penertiban makam masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah kabupaten. “Untuk penertiban masih dalam tahapan. Kami juga sudah menyampaikan surat kepada Bupati Gresik,” imbuhnya.
Ia menjelaskan apabila nantinya diperlukan tindakan penertiban, langkah tersebut dapat melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gresik.
Forkopimcam Cerme memilih menunggu arahan pemerintah kabupaten sebelum mengambil langkah berikutnya, termasuk terkait status dan penanganan makam di lokasi tersebut. (dny/kun)
Link informasi : Sumber