Telkom Dukung Pemulihan Pendidikan Pascagempa di Manggarai NTT

0

Ringkasan Berita:

  • Telkom mendukung pemulihan pendidikan pascagempa di SDN Reo 1 dan SDN Reo 2, Kabupaten Manggarai, NTT.
  • Sebanyak 30 guru mengikuti Training of Trainers (ToT) untuk memperkuat kapasitas pendampingan pembelajaran dan pemulihan emosional siswa.
  • Telkom memberikan pendampingan kepada 150 siswa melalui permainan, aktivitas kreatif, interaksi kelompok, dan pengenalan teknologi digital.
  • Dukungan juga mencakup dua tenda darurat, dua paket konektivitas Orbit Telkomsel, 10 paket tablet, serta 150 Healing Kits.

Manggarai (beritajatim.com) – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mendukung pemulihan pendidikan masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dukungan tersebut dilakukan melalui penguatan kapasitas guru, pendampingan siswa, serta penyediaan fasilitas pembelajaran di SDN Reo 1 dan SDN Reo 2.

Program tersebut menyasar guru dan siswa dengan pendekatan yang tidak hanya berfokus pada keberlangsungan pembelajaran, tetapi juga pemulihan kondisi emosional anak setelah bencana.

Sebanyak 30 guru mengikuti Training of Trainers (ToT) yang diberikan Telkom. Pembekalan tersebut mencakup kemampuan pendampingan pembelajaran, termasuk membantu guru mengenali dan merespons kondisi emosional siswa serta menjaga kondisi emosional mereka sendiri selama proses pemulihan pascabencana.

Selain guru, sebanyak 150 siswa mendapatkan pendampingan melalui berbagai aktivitas yang dirancang untuk membantu mereka kembali berinteraksi dan membangun semangat belajar.

Kegiatan bagi siswa dikemas melalui permainan, interaksi kelompok, aktivitas kreatif, serta pengenalan teknologi digital. Seluruh aktivitas dirancang dalam suasana yang menyenangkan dan disesuaikan dengan kebutuhan anak pascabencana.

Senior General Manager Social Responsibility Telkom Indonesia, Hery Susanto, mengatakan pemulihan pascabencana membutuhkan dukungan menyeluruh. Menurutnya, guru perlu memiliki kapasitas yang memadai, sementara anak-anak membutuhkan ruang yang aman untuk memulihkan kondisi emosional sekaligus kembali belajar.

“Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang digital, Telkom tidak hanya menghadirkan dukungan teknologi, tetapi juga berupaya memberikan manfaat sosial yang relevan bagi masyarakat. Melalui penguatan kapasitas guru, pendampingan siswa, serta dukungan fasilitas pembelajaran dan konektivitas, kami berharap dapat membantu sekolah dan anak-anak di Manggarai bangkit dan kembali menjalani proses belajar dengan lebih baik,” ujar Hery.

Untuk mendukung keberlanjutan proses pembelajaran, Telkom juga memberikan sejumlah fasilitas. Bantuan tersebut berupa dua tenda darurat, dua paket konektivitas Orbit Telkomsel, 10 paket tablet, serta 150 Healing Kits.

Fasilitas tersebut ditujukan untuk membantu sekolah menyediakan ruang belajar yang tetap kondusif sekaligus memberikan sarana bagi siswa untuk kembali belajar dan beraktivitas bersama.

Dukungan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Telkom dalam mendukung pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. Program itu juga dikaitkan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas.

Telkom menyatakan keberlanjutan pendidikan pascabencana membutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar anak-anak tetap memiliki kesempatan untuk belajar, tumbuh, dan berkembang.

Melalui semangat Bersama Jadi Bisa, Telkom menyatakan akan terus menghadirkan kontribusi bagi masyarakat, termasuk melalui dukungan terhadap pemulihan pendidikan di wilayah terdampak bencana. [beq]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.