Harga Kambing Terus Melemah, Pemkab Pasuruan Imbau Peternak Tahan Penjualan dan Cermati Tren Pasar

0

Pasuruan (beritajatim.com)- Fenomena penurunan harga jual ternak kambing di pasaran menjadi perhatian serius Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pasuruan. Pemerintah daerah mencermati fluktuasi harga ini sebagai bagian dari siklus dinamika pasar yang kerap berulang dalam kurun waktu tertentu.

Lemahnya daya beli masyarakat serta perubahan tren konsumsi disinyalir menjadi faktor penyumbang belum pulihnya harga kambing di tingkat peternak. Kondisi ini membuat sebagian peternak terpaksa menjual ternaknya dengan harga rendah demi memenuhi kebutuhan mendesak.

“Fenomena turunnya harga ternak kambing ini memang terjadi karena adanya siklus tren pasar yang mengalami fase naik dan turun. Mengingat harga pasar tidak bisa diintervensi secara langsung oleh pemerintah, kami menghimbau para peternak agar tidak terburu-buru menjual ternaknya jika kondisi harganya masih rendah,” imbau Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pasuruan, Ainur Alfia.

Alfia mengakui bahwa imbauan untuk menahan penjualan sering kali terbentur dengan kebutuhan finansial mendesak dari para peternak kecil di desa. Kondisi terdesak inilah yang kerap dimanfaatkan oleh pihak luar untuk membeli ternak dengan harga di bawah standar.

Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan pergerakan alur distribusi dan tingkat permintaan daging ternak di pasar-pasar tradisional. Evaluasi mendalam tengah dilakukan untuk memetakan penyebab pasti penurunan daya serap pasar lokal.

“Kami sangat prihatin dengan kondisi peternak yang terpaksa melepas ternaknya dengan harga murah karena terdesak kebutuhan ekonomi sehari-hari. Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus mengkaji fenomena penurunan daya beli ini dan mencari solusi terbaik untuk memulihkan gairah pasar peternakan daerah,” tuturnya.

Alfia menambahkan bahwa potensi pasar di daerah sekitar sebenarnya masih menunjukkan tren konsumsi kuliner berbasis kambing yang cukup tinggi. Oleh karena itu, hambatan alur distribusi ternak antarwilayah perlu dicari akar masalahnya.

Pemkab Pasuruan berharap para peternak dapat memperkuat efisiensi pakan mandiri sembari menunggu momentum kenaikan harga jual ternak. Pembinaan intensif akan terus diberikan guna menjaga keberlanjutan usaha peternakan rakyat di Pasuruan. (ada/aje)


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.