Wahyu Ditemukan Kebingungan di Lamongan, Polisi Jemput hingga Kembali ke Keluarga di Gresik
Gresik (beritajatim.com)– Informasi dari warga menjadi awal kembalinya Wahyu ke tengah keluarga. Pemuda yang ditemukan dalam kondisi kebingungan di wilayah Lamongan itu akhirnya dijemput dan diantar kembali kepada keluarganya di Kecamatan Menganti, Gresik.
Proses penjemputan tersebut melibatkan Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman, serta Bhabinkamtibmas. Langkah itu bermula dari kepedulian Ipda Purnomo yang dikenal sebagai ‘Polisi Baik’ menemukan Wahyu saat berada di Lamongan.
Saat bertemu Purnomo polisi yang dikenal banyak merawat ODGJ. Wahyu disebut terlihat kebingungan. Ia sempat menyampaikan bahwa rumahnya berada di wilayah Menganti. Informasi sederhana tersebut kemudian menjadi petunjuk untuk mencari keluarganya.
Ipda Purnomo lantas menyampaikan temuan itu kepada Kapolres Gresik. Tak ingin informasi tersebut berhenti begitu saja, AKBP Ramadhan Nasution segera berkoordinasi dengan Kapolsek Menganti dan Bhabinkamtibmas.
Petugas kemudian bergerak ke Lamongan guna menjemput Wahyu dan mengantarkannya kembali kepada keluarga.
“Saya mendapat informasi dari Ipda Purnomo. Kebetulan Mas Wahyu jalan-jalan ke Lamongan, kayaknya bingung dan sempat menyebut rumahnya di Menganti. Dari laporan ini kami lalu diantar pulang ke rumahnya,” ujar AKBP Ramadhan Nasution, Sabtu (10/10/2026).
Mendapat informasi anaknya kembali, ibunda Wahyu yakni Desy Ana Wahyuni. menyampaikan terima kasih kepada Polres Gresik, dan Ipda Purnomo yang telah menemukan anaknya.
“Saya berterima kasih atas pengawalannya sampai Wahyu kembali ke rumah setelah sempat tak tahu arah mau balik,” ungkapnya.
Bagi keluarga, bantuan tersebut bukan sekadar proses penjemputan. Kehadiran petugas yang menindaklanjuti informasi warga menjadi bagian penting dalam mempertemukan kembali Wahyu dengan orang-orang terdekatnya.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengapresiasi kepedulian Ipda Purnomo yang bersedia memberikan informasi ketika menemukan seseorang dalam kondisi membutuhkan bantuan.
Menurutnya, peran masyarakat sangat berarti dalam membantu kepolisian merespons persoalan yang dialami warga. Informasi yang disampaikan dan ditindaklanjuti secara cepat dapat membuka jalan bagi penyelesaian masalah di lapangan.
Sementara itu, Ipda Purnomo menuturkan, sebelumnya dirinya mendapat informasi ada pemuda yang tak bisa kembali ke rumah karena tidak arah.
“Atas dasar tersebut, saya bersama tim mencari keberadaan Wahyu. Alhamdulillah ketemu lalu kami antar pulang ke keluarganya,” pungkasnya. (dny/ted)
Link informasi : Sumber