Duta Muda BPJS Kesehatan Edukasi Pelajar SMAN 1 Nganjuk tentang Program JKN

0

Ringkasan Berita

  • BPJS Kesehatan Cabang Kediri menggelar Goes to School di SMAN 1 Nganjuk.
  • Nayzilla Alfitra Ariany, Top 5 Duta Muda BPJS Kesehatan KC Kediri, ikut mengedukasi teman sebaya.
  • Pelajar mendapatkan informasi tentang hak, kewajiban, alur pelayanan, dan kanal layanan non-tatap muka BPJS Kesehatan.
  • Kegiatan ini mendorong generasi muda menyebarkan informasi JKN yang benar kepada keluarga dan lingkungan sekitar.

Nganjuk (beritajatim.com) – Pelajar memiliki peran penting dalam memperluas pemahaman masyarakat mengenai Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Melalui kegiatan Goes to School BPJS Kesehatan di SMAN 1 Nganjuk, generasi muda diajak memahami hak dan kewajiban peserta sekaligus menjadi penggerak literasi kesehatan di lingkungan sekitarnya.

Salah satu pelajar yang terlibat dalam kegiatan tersebut adalah Nayzilla Alfitra Ariany, Top 5 Duta Muda BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kediri. Ia turut menyampaikan informasi mengenai Program JKN kepada teman-temannya.

Keterlibatan Nayzilla menunjukkan bahwa kontribusi dalam meningkatkan literasi kesehatan dapat dimulai sejak bangku sekolah. Pelajar tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga dapat meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada teman, keluarga, dan masyarakat.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kediri, Tutus Novita Dewi, mengatakan kegiatan Goes to School menjadi salah satu upaya memperluas pemahaman masyarakat tentang Program JKN, khususnya di kalangan generasi muda.

Menurutnya, anak muda memiliki posisi strategis dalam menyebarkan informasi karena dekat dengan lingkungan sebaya serta memiliki karakter aktif dan kreatif.

“Melalui sosialisasi ini diharapkan peserta lebih mengerti akan program JKN. Kami juga berharap seluruh peserta yang datang saat ini, terutama lapisan dari generasi muda SMAN 1 Nganjuk, lebih mengerti perihal hak, kewajiban, dan kanal layanan yang ada di BPJS Kesehatan,” jelas Tutus.

Tiga Hal Penting yang Perlu Dipahami Pelajar tentang JKN

Dalam kegiatan tersebut, para pelajar mendapatkan penjelasan mengenai hak dan kewajiban peserta, alur pelayanan kesehatan, serta kanal layanan non-tatap muka BPJS Kesehatan.

Pemahaman ini penting agar peserta tidak sekadar mengetahui status kepesertaannya, tetapi juga memahami prosedur untuk memanfaatkan layanan dan memperoleh bantuan administrasi ketika dibutuhkan.

Ada tiga hal utama yang perlu dipahami peserta JKN

Pertama, memahami hak sebagai peserta. Peserta perlu mengetahui manfaat jaminan kesehatan yang dapat diperoleh sesuai ketentuan Program JKN, termasuk prosedur untuk mengakses pelayanan kesehatan.

Kedua, menjalankan kewajiban kepesertaan. Peserta perlu memastikan data kepesertaan sesuai, menjaga status kepesertaan berdasarkan ketentuan yang berlaku, serta mengikuti prosedur pelayanan kesehatan.

Ketiga, mengenali kanal layanan resmi BPJS Kesehatan. Informasi mengenai layanan non-tatap muka dapat membantu peserta mencari informasi dan mengurus kebutuhan administrasi tanpa harus selalu datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.

Dengan memahami ketiga hal tersebut, pelajar diharapkan lebih siap memanfaatkan Program JKN sekaligus membantu meluruskan informasi yang keliru di lingkungan sekitarnya.

Sekolah Dukung Keterlibatan Generasi Muda

Kepala SMAN 1 Nganjuk, Finiswatin, mengapresiasi pelibatan pelajar dalam edukasi Program JKN. Menurutnya, kegiatan tersebut memberi kesempatan kepada siswa untuk belajar berkontribusi kepada masyarakat sejak masih duduk di bangku SMA.

“Program ini membuktikan bahwa negara hadir dan memberikan kesempatan pada generasi muda untuk ambil peran. Selain itu program ini juga menjadi batu loncatan anak-anak kami dalam berperan aktif ketika di bangku SMA dan tentunya mereka menjadi lebih ada pengalaman,” ujar Finiswatin.

Ia menambahkan, kolaborasi antara BPJS Kesehatan dan sekolah menjadi modal penting untuk membangun hubungan dengan para pemangku kepentingan dalam mendukung pelaksanaan Program JKN.

“Kami selaku pemangku kepentingan merasa senang jika dilibatkan dalam acara yang diadakan dari BPJS Kesehatan. Kami juga merasa bangga ketika perwakilan dari SMA ini bisa membantu dalam program JKN,” imbuhnya.

Pelajar Makin Memahami Hak dan Kewajiban Peserta JKN

Manfaat sosialisasi tersebut dirasakan langsung oleh para siswa. Salah satu peserta, Fahreza, mengaku memperoleh pemahaman lebih lengkap mengenai Program JKN, termasuk hak, kewajiban, dan kanal layanan BPJS Kesehatan.

“Saya senang diadakannya sosialisasi dari BPJS Kesehatan seperti ini. Saya pribadi jadi lebih mengerti akan program JKN dan paham akan hak serta kewajiban sebagai peserta. Di sisi lain saya menjadi lebih memberikan perhatian untuk program ini karena termasuk sebagai peserta JKN,” tutur Fahreza.

Pemahaman tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi pelajar untuk lebih peduli terhadap perlindungan kesehatan. Literasi JKN tidak berhenti pada penerimaan informasi, tetapi juga mencakup kemampuan memahami dan menyampaikan informasi secara tepat.

Melalui kegiatan Goes to School, BPJS Kesehatan Cabang Kediri mendorong generasi muda mengambil peran dalam memperluas pemahaman masyarakat mengenai Program JKN. Dari sekolah, pengetahuan tentang jaminan kesehatan diperkenalkan, sementara para pelajar diharapkan dapat meneruskannya kepada lingkungan sekitar agar semakin banyak masyarakat memahami hak, kewajiban, dan akses layanan kesehatan sesuai ketentuan. [nm/suf]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.