Ali Muthohirin Minta Maaf Pada Warga Terdampak Kebakaran TPA Supit Urang

0

Malang (beritajatim.com) – Dampak asap kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang Kota Malang yang mencapai 8 hektare lebih dikeluhkan oleh warga. Kebakaran yang terjadi sejak Rabu, (21/10/2026) siang itu berimbas asap mengarah ke arah barat yakni kawasan Dinoyo, Tlogomas, hingga Dau dan sekitarnya.

Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat terdampak asap kebakaran TPA Supit Urang. Dia juga telah membuat langkah taktis dengan menyiagakan Puskesma di Kota Malang agar memberikan layanan kesehatan gratis dengan semaksimal mungkin pada warga terdampak kebakaran.

“Kita mohon maaf ke semua warga yang terdampak. Kedua kita upayakan. Jadi, kalaupun terdampaknya masuk wilayah Kabupaten tidak masalah, kita fasilitasi pengobatan gratis di Puskesmas Mulyorejo. Kalau ada efek-efek atau dampak di semua warga sekitar Malang Raya ini bisa menghubungi Puskesmas terdekat yang dimiliki,” ujar Ali Jumat, (23/10/2026).

Pria yang akrab disapa Sam Ali itu menuturkan bahwa dirinya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Malang agar menyiapkan rumah sakit daerah hingga Puskesmas dalam memberikan layanan kesehatan. Termasuk melakukan sosialisasi penggunaan masker saat aktifitas di luar rumah.

“Sudah koordinasi dengan Dinkes, dengan rumah sakit daerah dan semua puskesmas untuk sosialisasi. Terutama yang terdampak lebih dekat. Kita bagikan semuanya masker dan kita imbau masyarakat untuk memakai masker. Dan Puskesmas semua yang ada di Kota Malang untuk siaga Jadi kalau ada warga masyarakat yang terdampak segera ke puskesmas terdekat,” kata Sam Ali.

Sam Ali sendiri telah meningkatkan penambahan personel dan alat hingga 3 kali lipat. Target pemadaman direncanakan rampung tidak sampai 2 pekan.

“Ini kita upayakan dengan untuk mempercepat area titik api yang belum tersentuh di yang agak susah itu nanti bisa. Yang penting asap bisa kita padamkan sampai ujungnya sehingga bisa masuk ke area titik api yang belum bisa kita sentuh,” ujar Sam Ali. (luc/ian)


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.