Last Child hingga Ndarboy Genk Siap Meriahkan Kemilau Pekan Raya Ponorogo
Ponorogo (beritajatim.com) – Dua nama besar di panggung musik Tanah Air siap meramaikan Alun-alun Ponorogo. Last Child dan Ndarboy Genk dijadwalkan tampil dalam acara Kemilau Pekan Raya Ponorogo pada tanggal 3-6 November 2026.
Kehadiran keduanya diprediksi menjadi magnet bagi masyarakat untuk datang ke pusat kota. Tak sekadar konser, Kemilau Pekan Raya Ponorogo juga menghadirkan pameran inovasi dan bazar UMKM.
Last Child menjadi acara pembuka dalam Kemilau Pekan Raya Ponorogo, kemudian Ndarboy Genk akan tampil dalam penutupan acara. Di sela-sela itu, setiap malamnya juga akam dihibur oleh musisi tanah air lainnya.
Persiapan menyambut kegiatan tersebut mulai dikebut. Sejumlah fasilitas di kawasan alun-alun disiapkan untuk mendukung kelancaran acara. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo berharap Kemilau Pekan Raya Ponorogo mampu menghadirkan hiburan bagi masyarakat, sekaligus menjadi ruang promosi bagi potensi daerah.
Tak hanya menyuguhkan konser musik, acara itu juga bakal menghadirkan 88 stan pameran. Sebanyak 48 stan diisi finalis inovasi dan teknologi, sedangkan 40 stan lainnya diperuntukkan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Beragam produk serta hasil inovasi dari perangkat daerah, sekolah, hingga pelaku ekonomi kreatif akan dipamerkan dalam kegiatan tersebut.
“Perangkat daerah, sekolah, pelaku ekonomi kreatif, hingga UMKM mendapat kesempatan memamerkan karya masing-masing,” kata Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita, Minggu (1/11/2026).
Lisdyarita, berharap Kemilau Pekan Raya Ponorogo tidak hanya menjadi kegiatan hiburan selama 4 hari. Dia ingin gelaran tersebut berkembang menjadi agenda tahunan yang mampu menarik kunjungan wisatawan.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan turut memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD). “Ke depannya itu akan bisa jadi seperti Grebeg Suro, sehingga bisa mendongkrak PAD,” katanya.
Sekda Ponorogo Agus Sugiarto menambahkan, Kemilau Pekan Raya Ponorogo dirancang dengan menggabungkan 4 kegiatan dalam satu rangkaian acara. Mulai dari pameran inovasi dan teknologi, bazar UMKM, festival band dan konser musik, hingga pemberian penghargaan kepada wajib pajak.
Konsep tersebut diharapkan membuat masyarakat memiliki beragam pilihan kegiatan saat berkunjung ke alun-alun.
Penampilan Last Child dan Ndarboy Genk menjadi bagian dari hiburan yang disiapkan untuk memeriahkan pekan raya. Di sisi lain, keberadaan stan UMKM juga diharapkan membuka peluang transaksi bagi pelaku usaha lokal.
Dengan begitu, kegiatan ini tidak sekadar menjadi panggung hiburan, tetapi juga wadah untuk memperkenalkan produk dan potensi Ponorogo. “Pelaku UMKM mendapat kesempatan menjajakan dagangannya kepada pengunjung yang datang ke alun-alun,” pungkas Sekda. [adv/end]
Link informasi : Sumber