Wajah Baru Fasilitas Armuzna Haji 2026, Lantai Tebal Penahan Panas hingga Urinoir Pemecah Antrean

0

RINGKASAN BERITA:

  • Tenda Arafah kini dipasang lantai tebal khusus guna menghalau hawa panas bawah tanah yang ekstrem.
  • PPIH memasang urinoir pria di luar bilik toilet untuk memecah antrean panjang jemaah di kawasan Armuzna.
  • Seluruh lorong maktab dipasangi CCTV 24 jam untuk menjamin keamanan jemaah selama fase puncak haji.
  • Persiapan infrastruktur Armuzna telah melampaui 60 persen dan ditargetkan tuntas total pada H-5 wukuf.

Makkah (beritajatim.com) – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mempercepat kesiapan infrastruktur di kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) guna menyambut fase puncak haji 1447 H/2026 M. Transformasi fasilitas tahun ini difokuskan pada perlindungan jemaah dari cuaca ekstrem serta optimalisasi sanitasi untuk meminimalisir antrean panjang yang kerap menjadi kendala utama di lapangan.

Wartawan beritajatim.com, Muhammad Isnan yang tergabung dalam Media Center Haji (MCH) Kemenhaj RI melaporkan dari Arab Saudi, pengecekan detail telah merambah hingga ke sudut-sudut maktab.

Mengingat suhu di Makkah saat ini menyentuh angka 38 hingga 44 derajat Celsius, inovasi pada struktur tenda menjadi krusial. Salah satunya adalah pemasangan lantai tambahan yang cukup tebal di bawah karpet tenda Arafah guna menghalau hawa panas yang merambat dari bawah tanah.

Di atas hamparan alas tersebut, tumpukan kasur busa baru yang empuk telah disiapkan untuk dibagikan secara rata. Setiap jemaah dipastikan mendapatkan hak berupa satu kasur, lengkap dengan satu bantal, seprai, hingga selimut. Untuk melawan hawa panas gurun di siang hari, pihak penyelenggara memasang dua hingga tiga unit pendingin ruangan (AC) di setiap tenda.

Inovasi Sanitasi dan Keamanan Terpadu

Titik krusial pelayanan tahun ini terletak pada area sanitasi. Selain menyediakan deretan kloset jongkok dan duduk, toilet kini didesain lebih manusiawi dengan tambahan tangga serta jalur khusus ramah disabilitas.

Terobosan paling menonjol adalah pemasangan rangka urinoir di luar bilik toilet bagi jemaah pria, yang sengaja dibangun untuk memecah kepadatan antrean buang air kecil.

Faktor keamanan juga mendapat peningkatan signifikan. Lorong-lorong antar-tenda di Padang Arafah kini telah dilengkapi dengan kamera pengawas (CCTV) yang beroperasi selama 24 jam. Teknologi ini disiapkan untuk memantau pergerakan jemaah sekaligus menjamin aspek perlindungan keamanan di seluruh area maktab.

Target Tuntas H-5 Wukuf

Kepala Bidang Perlindungan Jemaah (Linjam) PPIH Arab Saudi, Muftiono, menyatakan bahwa progres pembangunan fasilitas menunjukkan lompatan besar dalam sepekan terakhir. Pengecekan dilakukan secara teliti, mulai dari ketersediaan kasur di Mina hingga kesiapan tenda-tenda di Muzdalifah.

“Pada saat awal kita melakukan pengecekan progres ya baru sampai mencapai sekitar 60 persen, hari ini alhamdulillah sudah sangat luar biasa perubahannya,” ungkap Muftiono saat melakukan inspeksi di Mina.

Melihat perkembangan masif di lapangan, segala bentuk kekurangan minor langsung dicatat untuk segera dieksekusi oleh pihak syarikah sebelum pergerakan jemaah dimulai. “Melihat perkembangan itu, saya optimis bahwa target H-5 seratus persen bisa terwujud,” tegas Muftiono.

Hingga saat ini, tercatat lebih dari 110.000 jemaah Indonesia telah berada di Arab Saudi. Dengan rampungnya fasilitas fisik di Armuzna, jemaah diharapkan dapat lebih fokus menjalankan ibadah inti secara khusyuk tanpa harus terbebani oleh kendala teknis fasilitas umum di tengah cuaca panas yang menyengat. [ian/MCH]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.