Wali Kota Mojokerto Ajak Warga Perkuat PSN Cegah DBD

0

Ringkasan Berita:

  • Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengajak warga meningkatkan kepedulian menjaga kebersihan lingkungan.
  • Ajakan disampaikan saat meninjau PSN Terintegrasi di Kelurahan Miji.
  • Masyarakat diminta aktif mencegah DBD melalui gotong royong dan pola hidup bersih.
  • Pemkot Mojokerto menargetkan penurunan kasus DBD melalui penguatan budaya lingkungan sehat.

Mojokerto (beritajatim.com) – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sebagai langkah utama mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD).

Ajakan tersebut disampaikan saat Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita meninjau pelaksanaan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Terintegrasi di Kelurahan Miji, Jumat, 8 Mei 2026.

Ning Ita menegaskan upaya menjaga kebersihan lingkungan harus terus dilakukan meskipun intensitas hujan mulai menurun, karena potensi berkembangnya nyamuk penyebab DBD tetap perlu diwaspadai.

Foto BeritaJatim.com

“Kita tidak boleh lelah karena kepedulian masyarakat menjaga kebersihan lingkungan rumahnya sendiri harus terus didorong. Keberhasilan menciptakan lingkungan sehat tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat melalui budaya gotong royong dan pola hidup bersih,” ungkapnya.

Menurutnya, keberhasilan menciptakan kawasan sehat sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Ia juga menekankan angka bebas jentik menjadi indikator penting dalam budaya RT Berseri untuk mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, dan nyaman.

Dalam kesempatan tersebut, Ning Ita turut menyinggung Gerakan Indonesia Asri yang diinisiasi Pemerintah Pusat melalui Presiden Prabowo Subianto.

“Program ini mewajibkan instansi pemerintah dan vertikal melaksanakan kerja bakti setiap Jumat sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan. Kalau instansinya saja kerja bakti, masa masyarakat tidak mau. Ini harus gotong royong bersama menjaga lingkungan tetap bersih, aman, sehat, dan indah,” katanya.

Melalui PSN Terintegrasi, Pemerintah Kota Mojokerto berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat.

Langkah ini diharapkan mampu menekan kasus DBD sekaligus mencegah berbagai penyakit berbasis lingkungan lainnya di Kota Mojokerto. [tin/beq]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.