Pemkab Lamongan Perketat Pengawasan Penyaluran Bantuan Pangan untuk 177.486 Keluarga

0

Ringkasan Berita

  • Pemkab Lamongan menyalurkan bantuan pangan bagi 177.486 keluarga di 27 kecamatan.
  • Setiap penerima menerima 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng per bulan.
  • Bantuan berasal dari hasil serapan petani lokal dan diawasi ketat agar tepat sasaran.

Lamongan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Lamongan memperketat pengawasan penyaluran bantuan pangan agar benar-benar diterima oleh warga yang berhak. Secara keseluruhan, bantuan pangan di Kabupaten Lamongan menyasar sekitar 177.486 keluarga penerima manfaat yang tersebar di 27 kecamatan.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, dan Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara, turun langsung meninjau proses penyaluran bantuan di lokasi yang berbeda, Jumat (8/5/2026). Bupati Yuhronur meninjau penyaluran bantuan di Desa Pucangro, Kecamatan Kalitengah, dan Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng. Sementara Wabup Dirham meninjau di Desa Primpen, Kecamatan Bluluk.

Yuhronur menyampaikan, pengawasan terhadap penyaluran bantuan penting dilakukan agar bantuan pemerintah benar-benar membantu masyarakat dalam menghadapi tekanan ekonomi dan ancaman cuaca ekstrem. “Upaya penyaluran bantuan ditujukan supaya masyarakat tidak mengalami kekurangan pangan,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu.

Setiap penerima manfaat memperoleh bantuan 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan, yang diharapkan mampu menjaga ketahanan pangan sekaligus membantu kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari.

Bantuan pangan ini merupakan bagian dari program Cadangan Pangan Pemerintah, yang bertujuan menjaga ketahanan pangan sekaligus mendukung kebutuhan pokok masyarakat.

Pemkab Lamongan juga menaruh perhatian besar pada validitas data penerima bantuan. Saat memantau distribusi di Kecamatan Bluluk, Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara mengingatkan masyarakat agar menjaga keamanan data pribadi, supaya tetap tercatat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Menurutnya, persoalan seperti judi online, kredit bermasalah, hingga penyalahgunaan identitas pribadi dapat memengaruhi status penerima bantuan sosial. “Validitas data menjadi hal penting agar bantuan sosial benar-benar diterima warga yang berhak,” tuturnya.

Pada penyaluran kali ini, Kecamatan Karanggeneng menerima alokasi untuk 6.096 Penerima Bantuan Pangan (PBP), dengan Desa Sumberwudi sebanyak 408 penerima. Sedangkan Kecamatan Kalitengah memperoleh alokasi 5.122 PBP, termasuk 324 penerima di Desa Pucangro.

Sementara di Kecamatan Bluluk, bantuan yang disalurkan mencapai 60.040 kilogram beras dan 12.008 liter minyak goreng untuk 3.002 penerima manfaat. Khusus Desa Primpen, tercatat 215 warga menerima bantuan tersebut.

Wakil Pimpinan Bulog Cabang Bojonegoro, Shinta Wiharjo, menjelaskan bahwa bantuan yang diterima warga kali ini merupakan akumulasi periode Februari-Maret, yakni 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng per penerima.

“Beras yang disalurkan berasal dari hasil serapan petani lokal Lamongan. Selain menjaga ketahanan pangan masyarakat, program tersebut sekaligus menjadi dukungan nyata bagi sektor pertanian daerah,” ucapnya. [fak/suf]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.