Sambut Musim Giling 2026, PG Pesantren Baru Perkuat Sinergi dengan Polres Kediri Kota demi Kelancaran Jalur Distribusi

0

Ringkasan Berita:

  • PG Pesantren Baru Kediri memperkuat koordinasi dengan Polres Kediri Kota menjelang musim giling 2026.
  • Fokus utama adalah pengamanan distribusi tebu dan pengaturan lalu lintas armada truk.
  • Operasional giling dijadwalkan dimulai pada 19 Mei 2026.
  • Target produksi mencapai 873 ribu ton tebu giling dan 63 ribu ton gula.

Kediri (beritajatim.com) – Pabrik Gula (PG) Pesantren Baru Kediri memperkuat koordinasi lintas sektor dengan menjalin silaturahmi bersama jajaran kepolisian di Polres Kediri Kota pada Selasa (12/5/2026). Pertemuan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif guna memastikan kesiapan pelaksanaan musim panen dan giling tebu tahun 2026 berjalan aman serta lancar.

Fokus utama dari sinergi ini adalah pengaturan mobilitas kendaraan pengangkut tebu yang diprediksi akan meningkat signifikan, sekaligus mendukung program strategis pemerintah dalam mewujudkan swasembada gula nasional.

General Manager PG Pesantren Baru, Sugondo, menyatakan bahwa dukungan dari aparat kepolisian sangat krusial mengingat aktivitas pabrik akan berdampak langsung pada arus lalu lintas di jalan raya.

“Alhamdulillah pada kesempatan ini kami bersilaturahmi dengan Bapak Kapolres Kediri Kota untuk berkoordinasi secara langsung sekaligus menyampaikan kesiapan PG Pesantren Baru dalam melaksanakan giling 2026,” kata Sugondo.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan teknis dan nonteknis, namun kepadatan armada truk tebu tetap menjadi tantangan yang harus dikelola bersama agar tidak mengganggu kenyamanan masyarakat pengguna jalan.
Akses mobilitas yang lancar dinilai menjadi kunci efisiensi industri gula selama masa panen.

Sugondo menekankan bahwa sinergi ini diharapkan dapat meminimalkan potensi kemacetan di jalur-jalur distribusi utama.

“Kami menyadari saat musim panen tiba, jalan raya akan dipadati truk pengangkut tebu. Oleh karena itu, kami perlu memperkuat kerja sama dengan pihak terkait demi menjaga kelancaran lalu lintas,” jelasnya.

Adapun operasional giling di PG Pesantren Baru dijadwalkan akan mulai tancap gas pada 19 Mei 2026 mendatang.

Pada musim giling tahun ini, PG Pesantren Baru mematok target produksi yang ambisius guna memperkuat ketahanan pangan sektor industri gula. Perusahaan menargetkan capaian tebu giling sebesar 873.299,6 ton dengan rendemen 7,26 persen, serta target produksi gula mencapai 63.597,32 ton.

“Kami mohon doa restu dari seluruh masyarakat dan para pemangku kepentingan agar giling tahun ini berjalan lancar dan seluruh karyawan diberikan keselamatan selama menjalankan tugas,” imbuh Sugondo penuh harap.

Merespons hal tersebut, Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim menegaskan kesiapan jajarannya dalam mengawal jalannya musim giling. Pihak kepolisian berkomitmen penuh untuk melakukan pengamanan jalur distribusi serta pengaturan lalu lintas agar aktivitas industri strategis ini tetap selaras dengan ketertiban umum.

“Kami akan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan distribusi tebu berjalan lancar, aman, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” tegas AKBP Anggi.

Melalui kolaborasi yang solid ini, diharapkan operasional PG Pesantren Baru tahun 2026 dapat memberikan kontribusi optimal bagi ekonomi daerah dan nasional. [nm/beq]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.