Arif Fathoni Dorong Ecoprint Jadi Peluang Ekonomi Kreatif Perempuan Surabaya

0

Surabaya (beritajatim.com) – Workshop ecoprint bertema “Merajut Asa dan Kemandirian Perempuan” yang digelar organisasi Ibu Semangat Indonesia Kuat (ISiK) pada Kamis (21/05/2026) dinilai membuka peluang baru bagi pengembangan ekonomi kreatif perempuan di Surabaya.

Hal tersebut disampaikan Arif Fathoni Wakil Ketua DPRD Surabaya, saat menghadiri kegiatan yang menghadirkan pemateri Syaiful Imawan Tanjung dari Ecoprint Jember tersebut.

Ia menyebut bahwa pelatihan berbasis keterampilan seperti ecoprint tidak hanya membangun kreativitas, tetapi juga dapat menjadi pintu masuk penguatan ekonomi keluarga.

Politisi yang akrab disapa Mas Toni ini menilai, perempuan memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis komunitas.

Karena itu, pelatihan keterampilan perlu terus diperluas agar masyarakat memiliki peluang usaha mandiri.

“Cara meningkatkan skill-nya dan insyaallah seluruh instrumen pemerintahan akan kami dorong untuk dapat memudahkan urusan-urusan izin di Kota Surabaya bahkan di Jawa Timur,” ujarnya ketika ditemui seusai kegiatan.

Politisi Partai Golkar itu juga menyatakan kesiapannya membantu memfasilitasi jika kegiatan serupa ingin dikembangkan di berbagai daerah lain.

“Jadi insyaallah nanti kalau ada kegiatan di Kabupaten Kota lain insyaallah kita bisa bantu fasilitasi karena kebetulan semuanya kenal. Jadi kami ini makhluk politik,” katanya.

Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban. Ia berharap workshop ecoprint tidak hanya berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu melahirkan komunitas perempuan yang produktif dan mandiri secara ekonomi.

“Mudah-mudahan nanti bisa di Surabaya pusat, barat, selatan sehingga ibu-ibu Kota Surabaya ini bisa menjadi instrumen pembangunan kesejahteraan masyarakat Surabaya,” ujarnya.

Workshop tersebut diikuti puluhan peserta perempuan yang tampak antusias mempelajari teknik ecoprint menggunakan bahan alami.

Selain menjadi ruang belajar keterampilan, kegiatan ini juga menjadi wadah memperkuat jejaring dan solidaritas perempuan di tingkat komunitas.

Sementara itu, Ketua ISiK, Prita Eksimaningrum, mengatakan tema “Merajut Asa dan Kemandirian Perempuan” diangkat untuk mendorong perempuan lebih percaya diri dalam mengembangkan potensi ekonomi kreatif berbasis keterampilan ramah lingkungan.

“Di tengah berkembangnya tren produk berbasis eco lifestyle, ecoprint dinilai memiliki peluang besar menjadi salah satu produk kreatif bernilai ekonomi yang dapat berkembang di Surabaya” pungkasnya. [asg/but]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.