SP4N-LAPOR Percepat Aduan Layanan Kesehatan, Pemkab Kediri Perkuat Respons Puskesmas
Ringkasan Berita
Pemkab Kediri memperkuat pengelolaan aduan layanan kesehatan melalui SP4N-LAPOR.
Admin Puskesmas didorong lebih responsif menindaklanjuti laporan masyarakat.
Aduan masyarakat dijadikan bahan evaluasi peningkatan kualitas pelayanan.
Penguatan sistem ditujukan untuk mewujudkan layanan yang transparan dan berintegritas.
Kediri (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus memperkuat pengelolaan aduan masyarakat di sektor kesehatan melalui aplikasi SP4N-LAPOR. Langkah ini dilakukan agar setiap laporan yang disampaikan masyarakat dapat ditindaklanjuti lebih cepat, tepat, dan transparan oleh seluruh Puskesmas di Kabupaten Kediri.
Penguatan tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembekalan bagi admin pengelola aduan di setiap Puskesmas sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan.
Puskesmas Jadi Garda Terdepan Pelayanan
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Diskominfo Kabupaten Kediri, Diana Herawati, mengatakan Puskesmas merupakan layanan pemerintah yang paling sering berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Karena itu, setiap aduan maupun kritik yang disampaikan warga perlu ditangani secara serius sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pelayanan.
“Aduan, kritik, maupun aspirasi yang masuk dari masyarakat jangan lagi kita anggap sebagai beban atau ancaman, melainkan sebagai masukan yang penting bagi kita untuk berbenah,” katanya.
Menurut Diana, budaya menerima masukan secara terbuka menjadi salah satu kunci dalam membangun pelayanan publik yang semakin berkualitas.
Admin SP4N-LAPOR Didorong Lebih Responsif
Diskominfo Kabupaten Kediri terus mendorong para admin pengelola aduan di seluruh Puskesmas agar lebih cepat dan responsif dalam menangani setiap laporan masyarakat.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah memberikan pembekalan mengenai pengelolaan aplikasi SP4N-LAPOR, termasuk pemahaman terhadap alur penerimaan, verifikasi, hingga tindak lanjut laporan.
Melalui peningkatan kapasitas tersebut, proses penyelesaian aduan diharapkan menjadi lebih efektif dan memberikan kepastian kepada masyarakat.
Tingkatkan Transparansi dan Integritas Pelayanan
Diana menjelaskan penguatan penggunaan SP4N-LAPOR tidak hanya bertujuan mempercepat respons terhadap pengaduan, tetapi juga meningkatkan transparansi serta akuntabilitas pelayanan kesehatan.
“Melalui sinergi dan penguatan aplikasi SP4N-LAPOR ini, diharapkan kualitas pelayanan publik di sektor kesehatan se-Kabupaten Kediri semakin transparan, responsif, dan berintegritas,” tambahnya.
Dengan sistem pengelolaan aduan yang lebih baik, masyarakat diharapkan semakin mudah menyampaikan aspirasi maupun keluhan terkait pelayanan kesehatan.
Libatkan Berbagai Instansi
Kegiatan penguatan pengelolaan aduan tersebut diselenggarakan di Tempat Bercakap Kopi, Kecamatan Ngasem.
Acara menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi, baik dari Pemerintah Kabupaten Kediri maupun Kominfo Provinsi Jawa Timur.
Melalui kolaborasi lintas instansi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kediri berharap sistem pengelolaan aduan masyarakat terus berkembang sehingga pelayanan kesehatan di seluruh Puskesmas semakin cepat, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. [nm]
Link informasi : Sumber