Ketua PDIP Jember: Viral ‘Main Game Saat Rapat’ Jadi Momentum
Jember (beritajatim.com) – Viralnya politisi Partai Gerindra Achmad Syahri Assidiqi yang bermain game sambil merokok saat rapat dengar pendapat Komisi D DPRD Jember, Jawa Timur, jadi bahan sentilan dalam pelantikan 31 pengurus anak cabang PDI Perjuangan, di Ball Room Hotel Cempaka Hill, Minggu (24/5/2026).
“Seharusnya kejadian viral yang menimpa Mas Syahri, kolega kami di DPRD Kabupaten Jember, menjadi momentum untuk melakukan pendidikan politik bagi rakyat,” kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDIP Jember Widarto.
Seluruh kader dan pengurus PDI Perjuangan diminta menyosialisasikan kepada rakyat agar dalam semua momentum elektoral politik lebih mengedepankan rasionalitas calon. “Tapi kita tidak perlu menghujat secara pribadi,” kata Widarto.
Widarto ingin seluruh PDI Perjuangan bisa mengingatkan rakyat untuk tidak hanya mempertimbangkan ‘isi tas’ dan koneksitas dalam memilih kandidat. “Tapi bagaimana kapasitas itu harus menjadi pertimbangan penting ketika memilih calon, baik kepala desa, anggota DPRD, DPR RI maupun bupati, walikota, gubernur, bahkan presiden,” katanya.
Mantan aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia ini menegaskan, bahwa kemenangan dalam pemilu 2029 harus dimulai ini dengan memberikan pendidikan politik kepada rakyat agar memilih calon yang punya kapasitas yang baik. “Sehingga ketika sudah mendapatkan amanah, betul-betul punya kapasitas, tidak main-main dengan amanah yang diberikan,” katanya.
Widarto bangga karena di tengah viral berita tersebut, Fraksi PDI Perjuangan justru berkontribusi dalam penyelesaian persoalan di masyarakat, termasuk kasus tengkes (stunting).
“Kalau yang lain main-main bicara soal stunting, soal masa depan anak kita, Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Jember sungguh-sungguh memperhatikan generasi mendatang. Fraksi kita turun dan sebelumnya kita sudah melakukan pelatihan penggerak kader stunting,” kata Widarto.
Seluruh kader dan pengurus PDI Perjuangan di semua tingkatan diminta menemani rakyat. “Jangan pernah jauh dari rakyat. Berkomunikasilah dengan mereka,” kata Widarto.
Widarto juga menghendaki seluruh kader dan pengurus PDI Perjuangan Jember menjadi teladan di lingkungan masing-masing. “Anda harus disiplin dalam berpikir, disiplin dalam berbicara, disiplin dalam bersikap dan bertindak, sehingga Anda betul-betul bisa menjadi teladan bagi masyarakat di sekitar,” katanya. [wir/but]
Link informasi : Sumber