Patra Niaga Jatimbalinus Siagakan 1,9 Juta Tabung LPG 3 Kg Jelang Libur Panjang Idul Adha
Ringkasan Berita :
* Guna mengamankan kebutuhan energi selama libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 H (27–31 Mei 2026), Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menyiagakan seluruh infrastruktur distribusi serta menyalurkan tambahan kuota fakultatif LPG 3 Kg sebanyak 1.931.200 tabung (5.794 MT) untuk wilayah Jawa Timur, Bali, dan NTB.
* Jawa Timur menerima porsi terbesar sebanyak 1.570.880 tabung dengan penebalan stok yang difokuskan pada wilayah rawan lonjakan konsumsi seperti Banyuwangi, Bondowoso, dan Malang.
* Pertamina juga melakukan pengawasan ketat terhadap kuantitas dan kualitas BBM di SPBU serta mengimbau masyarakat agar belanja dengan bijak dan tidak melakukan panic buying demi menjaga kondusivitas bersama.
————————————————
Surabaya (beritajatim.com) – Menyambut momen long weekend Hari Raya Idul Adha 1447 H yang berlangsung selama lima hari berturut-turut mulai Rabu, 27 Mei hingga Minggu, 31 Mei 2026, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus bergerak cepat melakukan langkah pengamanan energi secara masif.
Langkah antisipatif ini diambil guna memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) maupun Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat (Jatimbalinus) berada dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan bahwa seluruh infrastruktur distribusi telah disiagakan penuh demi kelancaran penyaluran energi.
“Pada momen libur panjang ini, produk LPG menjadi primadona yang digunakan dalam aktivitas masyarakat. Guna menghadapi lonjakan permintaan, kami telah memitigasi melalui pelaksanaan penyaluran fakultatif sebagai tambahan penyaluran di luar pasokan reguler harian,” terangnya.
Sementara untuk layanan BBM, Pertamina melakukan penambahan stok (build up stock) serta pengecekan intensif terkait aspek kuantitas dan kualitas (Quantity and Quality/QQ) di seluruh sarana fasilitas SPBU.
Berdasarkan data internal Laporan Fakultatif Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, total pasokan tambahan LPG 3 Kg bersubsidi yang digelontorkan untuk wilayah Jatimbalinus mencapai 1.931.200 tabung (setara 5.794 Metrik Ton). Jumlah ini mencakup 96% dari rata-rata konsumsi harian wilayah Jatimbalinus yang berada di angka 2.014.120 tabung.
Distribusi tambahan tabung hijau tersebut disebar secara strategis di tiga provinsi dengan rincian sebagai berikut:
* Jawa Timur: Mendapat alokasi fakultatif terbesar mencapai 1.570.880 tabung (4.713 MT) atau sekitar 99% dari rata-rata harian. Beberapa wilayah yang mengalami lonjakan alokasi signifikan di atas rata-rata harian di antaranya adalah Kabupaten Banyuwangi (96.880 tabung/152%), Kabupaten Bondowoso (31.920 tabung/152%), Kabupaten Malang (181.440 tabung/151%), serta Kabupaten Jember (117.600 tabung/150%). Sebaliknya, wilayah perkotaan besar dengan tingkat libur industri seperti Kota Surabaya disiapkan pasokan fakultatif sebesar 65.880 tabung (50% dari rerata harian).
* Bali: Disiapkan pasokan fakultatif sebanyak 212.800 tabung (638 MT) yang memenuhi 79% dari rata-rata harian sebesar 270.430 tabung. Kabupaten Buleleng menjadi area dengan pasokan fakultatif tertinggi di Bali, yakni mencapai 34.160 tabung (99% dari rerata harian).
* Nusa Tenggara Barat (NTB): Menerima tambahan fakultatif sebanyak 147.520 tabung (443 MT), menyentuh angka 99% dari konsumsi harian. Distribusi di wilayah NTB terpantau merata di kisaran 96% hingga 100%, dengan alokasi terbesar berada di Kabupaten Lombok Timur sebanyak 34.880 tabung.
Melalui persiapan matang ini, Pertamina mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, berbelanja secara bijak, dan tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying). Ahad mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh isu kelangkaan yang sengaja dihembuskan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Di samping itu, Pertamina juga menegaskan agar penggunaan LPG 3 Kg bersubsidi ini benar-benar tepat sasaran bagi masyarakat kurang mampu, sementara kelompok masyarakat mampu diharapkan menggunakan LPG Non-Subsidi seperti Bright Gas.
Bagi masyarakat maupun pelanggan setia yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan produk, Pertamina menyediakan layanan terintegrasi melalui Pertamina Contact Center di nomor 135.[rea]
Link informasi : Sumber