Balita Asal Mojosari Mojokerto Terkunci di Mobil Rental Selama Hampir 1 Jam, Evakuasi Dramatis
Ringkasan Berita:
- Balita MKZ (3) di Desa Belahantengah, Mojosari, Mojokerto, terkunci di mobil rental selama hampir satu jam.
- Keluarga dibantu warga, relawan ISM, tukang kunci, dan Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto untuk proses evakuasi.
- Korban berhasil diselamatkan dalam kondisi sehat setelah pintu mobil Suzuki Ertiga berhasil dibuka petugas.
Mojokerto (beritajatim.com) – Kepanikan menyelimuti sebuah keluarga di Desa Belahantengah, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jumat (19/6/2026), setelah seorang balita berinisial MKZ (3 tahun) terjebak di dalam mobil rental yang terkunci otomatis selama hampir satu jam.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB ketika korban bermain di dalam mobil Suzuki Ertiga nopol S 1054 QC warna hitam yang terparkir di depan rumah. Saat kejadian, ayah korban, Sofi’i (27), sempat masuk ke rumah untuk mengambil sepatu, sementara ibu korban, Bella Ermawati (27), juga berada di dalam rumah.
“Anak saya bermain di dalam mobil. Ayahnya masuk mengambil sepatu, saya juga ada di dalam rumah. Ternyata anak saya menekan tombol kunci pintu dari dalam sehingga mobil terkunci. Saya nggak tahu, neneknya yang tahu kalau di ada di dalam mobil,” ungkap sang ibu.
Kejadian pertama kali diketahui oleh nenek korban yang menyadari bahwa anak tersebut tidak bisa keluar dari dalam mobil. Keluarga yang panik langsung berupaya membuka pintu kendaraan, namun seluruh akses tetap terkunci.
Warga sekitar kemudian berdatangan untuk membantu, tetapi upaya tersebut tidak membuahkan hasil sehingga bantuan tukang kunci, relawan Informasi Seputar Mojokerto (ISM), hingga petugas pemadam kebakaran diminta.
“Kami langsung berusaha membuka pintu, tetapi tidak bisa. Kuncinya juga masih berada di dalam mobil bersama anak saya. Warga banyak yang datang tapi juga tidak bisa membuka pintu mobil jadi minta tolong tukang kunci, minta bantuan relawan ISM (Informasi Seputar Mojokerto) dan damkar juga,” katanya.
Situasi semakin menegangkan karena cuaca siang hari cukup panas. Selama terjebak di dalam mobil, korban mulai berkeringat sehingga keluarga khawatir kondisi kesehatannya memburuk. Beruntung, setelah hampir satu jam, proses evakuasi berhasil dilakukan.
“Hampir satu jam berada di dalam mobil. Alhamdulillah anak saya sehat, ya terharu. Bersyukur anak saya baik-baik saja. Tadi ambulans relawan ISM juga sudah siaga di lokasi dan sempat memeriksa kondisi anak saya setelah berhasil dikeluarkan,” ujarnya.

Komandan Regu Damkar Pos Mojosari, Afif Novianto, mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan adanya balita yang terkunci di dalam mobil. Petugas segera melakukan asesmen dan upaya pembukaan kendaraan di lokasi kejadian.
“Begitu menerima laporan, kami langsung menuju lokasi. Prioritas kami adalah memastikan kondisi korban tetap aman selama proses evakuasi berlangsung. Setelah beberapa kali percobaan, pintu mobil berhasil dibuka, korban berhasil dikeluarkan dalam keadaan selamat dan tidak mengalami gangguan kesehatan yang serius,” jelasnya.
Pihaknya menegaskan bahwa proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati mengingat korban masih berusia balita. Ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan orang tua terhadap anak yang berada di dalam kendaraan dengan sistem penguncian otomatis.
“Kejadian seperti ini bisa terjadi sangat cepat. Karena itu, orang tua perlu lebih waspada agar anak tidak bermain sendiri di dalam kendaraan,” pungkasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam meninggalkan anak di sekitar kendaraan, terutama yang memiliki sistem penguncian otomatis yang dapat aktif secara tidak sengaja. [tin/suf]
Link informasi : Sumber