Perdami Jatim Gelar Skrining Mata Gratis untuk Ratusan Santri Penghafal Alquran di Jombang
Ringkasan Berita:
- Ratusan santri PPHQ Jogoroto Jombang mengikuti bakti sosial pemeriksaan mata gratis yang digelar Perdami Jatim.
- Kegiatan melibatkan skrining, pemeriksaan refraksi, hingga pemberian kacamata gratis bagi santri yang membutuhkan.
- Program ini bertujuan mendukung kesehatan mata santri penghafal Alquran agar proses belajar dan menghafal lebih optimal.
Jombang (beritajatim.com) – Pagi itu, Masjid Pondok Pesantren Hamalatul Quran (PPHQ) Desa/Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, berubah menjadi ruang harapan yang berbeda dari biasanya.
Bukan hanya lantunan ayat suci yang terdengar, tetapi juga riuh langkah ratusan santri yang datang untuk satu tujuan sederhana namun penting: memastikan mata mereka tetap mampu membaca dan menghafal Alquran dengan baik.
Sejak Minggu (5/6/2026) pagi, sekitar 750 santri dan pengajar sudah memadati lokasi kegiatan bakti sosial kesehatan mata. Mereka berbaris rapi, berpindah dari satu meja pemeriksaan ke meja berikutnya—seperti menapaki fase kecil yang menentukan kualitas masa depan penglihatan mereka.
Di antara para peserta, sosok pengasuh PPHQ, KH Ainul Yaqin, menjadi yang pertama menjalani pemeriksaan. Dengan tenang ia duduk di kursi yang telah disiapkan. Di depannya, petugas medis mulai melakukan tes awal menggunakan alat sederhana berupa simbol arah panah. Dari jarak beberapa meter, sang kiai diminta menunjukkan arah panah tersebut—kanan, kiri, atas, hingga bawah.
Tahapan berlanjut ke pemeriksaan alat khusus dan uji ketajaman penglihatan menggunakan huruf-huruf berbagai ukuran. Hingga akhirnya, hasil akhir menentukan apakah seseorang membutuhkan koreksi penglihatan berupa kacamata.
“Alhamdulillah, penglihatan saya masih normal,” ujar KH Ainul Yaqin dengan senyum lega, usai pemeriksaan.
Setelah itu, giliran para santri satu per satu menjalani proses yang sama. Mereka menjalani skrining, pemeriksaan refraksi, hingga mendapatkan rekomendasi kacamata yang sesuai. Bagi sebagian santri, ini menjadi momen penting yang selama ini mungkin terabaikan.
Kegiatan ini digelar oleh Perdami (Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia) Cabang Jawa Timur bekerja sama dengan Iropin (Ikatan Refraksionis dan Optometris Indonesia) sebagai bagian dari Bulan Bakti Perdami 2026.

Ketua Perdami Jawa Timur, dr. Sutjipto, Sp.M(K), menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mendeteksi gangguan penglihatan sejak dini sekaligus membuka akses layanan kesehatan mata bagi para santri dan pengajar.
“Santri adalah garda terdepan pembangunan. Kami ingin memastikan hambatan penglihatan tidak mengganggu proses belajar mereka,” ujarnya.
Tak hanya pemeriksaan, para peserta yang membutuhkan juga langsung mendapatkan kacamata gratis. Menurutnya, kesehatan mata adalah bagian penting dalam menunjang proses belajar, terutama bagi para penghafal Alquran yang setiap hari bersinggungan dengan mushaf.
Kehadiran sekitar 60–70 tenaga medis—mulai dari dokter spesialis mata, optometris, hingga relawan kesehatan—membuat layanan berlangsung tertib dan menyeluruh.
Bagi KH Ainul Yaqin, kegiatan ini bukan sekadar layanan kesehatan, melainkan bentuk kepedulian yang menyentuh langsung kebutuhan santri. Ia menegaskan bahwa penglihatan adalah modal utama dalam proses menghafal Alquran yang menuntut ketelitian dan konsentrasi tinggi setiap hari.
“Santri itu setiap hari membaca dan menyimak mushaf. Mulai pagi sampai siang, mata mereka bekerja keras. Karena itu pemeriksaan seperti ini sangat penting,” tuturnya.

Di sisi lain, seorang santri berusia 17 tahun asal Bangkalan, Albar, tak bisa menyembunyikan kegembiraannya. Ia yang selama ini mengalami gangguan penglihatan minus, merasa sangat terbantu dengan adanya pemeriksaan dan pemberian kacamata gratis ini.
“Pemeriksaan mata ini sangat bermanfaat bagi kami,” ujarnya singkat, namun penuh rasa syukur.
Di balik barisan meja pemeriksaan dan alat-alat medis sederhana itu, tersimpan cerita yang lebih besar: tentang perhatian, tentang kesehatan, dan tentang upaya menjaga cahaya ilmu tetap terang di mata para penghafal Alquran di Jombang. [suf]
Link informasi : Sumber