Persebaya Sapu Bersih 2 Laga Tanpa Kebobolan, Bernardo Tavares Tetap Soroti Lini Depan Bajul Ijo yang Kurang Menggigit
Surabaya (beritajatim.com) – Menjaga rekor kemenangan dan mencatatkan clean sheet di turnamen pramusim menjadi modal berharga bagi sebuah tim dalam membangun kepercayaan diri. Kendati demikian, kedalaman skuad serta ketajaman penyelesaian akhir di sepertiga lapangan lawan tetap menjadi bahan evaluasi mendalam jajaran pelatih.
Tantangan efektivitas serangan ini tetap menjadi perhatian utama juru taktik Persebaya Surabaya meski timnya berhasil meraih poin penuh.
Persebaya Surabaya sukses mengamankan kemenangan beruntun usai menundukkan PSMS Medan lewat gol tunggal Yuran pada menit ke-37 dalam lanjutan turnamen pramusim di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Hasil ini sekaligus menjaga rekor nirbobol Bajul Ijo di dua laga awal.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menjelaskan bahwa keputusan menerapkan rotasi pemain menjadi fokus utamanya demi menjaga kondisi fisik anak asuhnya yang terkuras pasca-duel sengit melawan Persija Jakarta.
“Mengenai pertandingan hari ini, yang paling penting adalah memberikan menit bermain bagi semua pemain karena beberapa dari mereka sudah merasa lelah. Pertandingan terakhir melawan Persija menguras banyak intensitas,” ujar Bernardo Tavares pada Rabu (29/7/2026).
Pelatih asal Portugal tersebut juga melayangkan pujian pada performa PSMS Medan yang memberikan perlawanan gigih hingga peluit panjang dibunyikan.
“Menurut saya Medan juga perlu kita beri apresiasi. Di menit-menit akhir Medan memiliki dua atau tiga peluang. Jadi itu artinya kami menang melawan tim yang bagus menurut pandangan saya,” tambahnya.
Meski puas dengan disiplin pertahanan timnya, Tavares menyoroti keraguan para pemain dalam mengeksekusi peluang saat memasuki kotak penalti lawan serta lemahnya umpan penyelesaian dalam situasi transisi.
“Pada babak pertama kami memiliki peluang, kami mendekati gawang tetapi terkadang kami tidak melakukan tembakan (shoot). Di babak kedua juga, kami sering memenangkan transisi tetapi umpan terakhirnya kurang bagus,” tegas Tavares.
Guna melakoni laga pamungkas di babak penyisihan grup, jajaran pelatih menggenjot program pemulihan fisik bagi para pemain.
“Sangat penting bagi mereka untuk tidur dengan baik malam ini, mencoba terapi es dan pijat besok, lalu melihat lusa pemain mana saja yang siap untuk memainkan pertandingan terakhir di grup ini,” imbaunya.
Sikap rendah hati juga ditunjukkan gelandang muda Persebaya, Toni Firmansyah. Mewakili rekan-rekannya, Toni bersyukur atas raihan tiga poin namun sepakat bahwa timnya harus terus melakukan pembenahan.
“Pertama-tama mungkin kita syukuri pertandingan malam ini. Kita mendapatkan tiga poin dan clean sheet lagi dua kali. Tentunya kita masih banyak kekurangan dan perlu evaluasi di setiap lini. Tentunya kita akan kerja keras di pertandingan selanjutnya,” tutup Toni. [way/ian]
Link informasi : Sumber