Ditekuk Persebaya 1-0 di GBT, Pelatih PSMS Medan Eko Purdjianto Isyaratkan Tambah Pemain Baru untuk Liga 2

0

Surabaya (beritajatim.com) – Turnamen pramusim menjadi kawah candradimuka bagi klub-klub sepak bola nasional untuk menguji kedalaman skuad, mematangkan skema permainan, serta mengukur kesiapan fisik pemain sebelum mengarungi kompetisi resmi. Evaluasi dari setiap laga pramusim sangat berharga untuk menambal kelemahan tim.

Proses pemantapan ini sedang dijalani oleh kontestan Liga 2, PSMS Medan, dalam keikutsertaannya di turnamen pramusim Piala Presiden.

Kendati harus mengakui keunggulan Persebaya Surabaya dengan skor tipis 1-0 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, tetap memetik pelajaran berharga dari performa anak asuhnya.

Pelatih Eko Purdjianto memberikan apresiasi tinggi terhadap daya juang para pemain Ayam Kinantan yang dinilainya mampu menjalankan instruksi taktik dengan disiplin meski tim sedang menerapkan perputaran pemain.

“Yang pertama tentu kita syukuri pertandingan pra-musim kedua di Piala Presiden melawan Persebaya ini. Pemain menjalankan instruksi dengan sangat bagus. Alhamdulillah ada progres untuk permainan kita dalam memantapkan tim menuju Liga 2 nanti,” ujar Eko Purdjianto pada Rabu (29/7/2026).

Menatap persiapan kompetisi resmi yang masih menyisakan waktu sekitar satu setengah bulan, Eko menegaskan bahwa pihak manajemen dan tim pelatih sangat terbuka untuk mendatangkan amunisi baru demi memperkuat kedalaman tim.

“Kita tidak menutup kemungkinan untuk menambah pemain sesuai dengan regulasi. Kita sudah bisa melihat gambaran dari dua pertandingan ini. Setelah Piala Presiden masih ada waktu pra-musim sekitar satu setengah bulan untuk memantapkan perpaduan pemain agar PSMS nanti bisa tampil makin bagus,” jelas Eko.

Senada dengan sang juru taktik, pilar PSMS Medan yang juga mantan pemain Persebaya, Rangga Muslim, menyebut duel ketat melawan mantan timnya sangat krusial untuk mengasah chemistry dan mental tanding tim.

“Ini momen yang bagus buat kami untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi. Banyak hal yang kami pelajari dari dua game kemarin dan hari ini, terutama soal chemistry dan peningkatan kemampuan agar bisa bersaing di musim depan,” ungkap Rangga Muslim.

Rangga menambahkan bahwa Ayam Kinantan sempat merepotkan pertahanan tuan rumah dan menciptakan sejumlah peluang emas untuk mengejar ketertinggalan, kendati hasil akhir belum berpihak pada timnya. [way/ian]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.