Dana Tersisa 300 Juta, Kekeringan di Blitar Meluas di Dua Kecamatan

0

Blitar (beritajatim.com) – Kekeringan yang terjadi di Kabupaten Blitar terus meluas. Setelah dua desa di Kecamatan Wates, kini giliran Desa Sumberagung, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar, yang juga ikut terdampak kekeringan.

Warga di tiga desa dalam dua kecamatan itu kini kesulitan mencari air bersih untuk memenuhi kebutuhan makan, minum, mandi, dan mencuci. Mereka pun bergantung pada bantuan air bersih yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar.

“BPBD Kabupaten Blitar melaksanakan kegiatan dropping air bersih di Desa Sumberagung, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar. Dalam kegiatan tersebut, BPBD Kabupaten Blitar menyalurkan sebanyak 12.000 liter air bersih (2 rit) untuk memenuhi kebutuhan air bersih,” ungkap Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi, Kamis (30/7/2026).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar kini mulai melakukan penyaluran (dropping) air bersih ke tiga desa di dua kecamatan tersebut. Bantuan air ini disalurkan secara berkala di permukiman warga yang mengalami kekeringan.

“Harapannya dengan adanya bantuan air bersih ini, warga tak lagi bingung untuk memenuhi kebutuhan memasak, mandi, dan mencuci,” imbuhnya.

Terus meluasnya kekeringan yang terjadi di Kabupaten Blitar menjadi persoalan yang harus segera diselesaikan oleh pemerintah daerah. Pasalnya, dengan semakin meluasnya wilayah terdampak, anggaran penanggulangan bencana di BPBD Kabupaten Blitar juga terus menyusut.

Diketahui, selama satu tahun ini anggaran untuk penanggulangan bencana daerah, termasuk kekeringan, hanya sebesar Rp300 juta. Dana tersebut dinilai sangat terbatas untuk membiayai berbagai program penanggulangan bencana, salah satunya kekeringan.

Kecilnya anggaran untuk penanggulangan bencana daerah ini sebenarnya sudah disorot oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar, M. Rifa’i. Ia pun meminta agar BPBD tidak bingung terkait anggaran.

“Ya kalau anggarannya habis nanti harus dianggarkan dari PAK tahun 2026 ini, ini bencana daerah yang menyangkut hidup banyak orang,” tegas Rifa’i.

M. Rifa’i juga meminta agar Pemkab Blitar menyiapkan dana cadangan untuk penanggulangan bencana kekeringan tersebut. Ia berharap bencana kekeringan ini dapat diatasi dengan baik tanpa menimbulkan korban jiwa. (owi/kun)


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.