Persebaya Menatap Laga Penentu Lawan Port FC Di Ajang Piala Presiden ​

0

Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya fokus laga penentu grup melawan klub asal Thailand, Port FC dipertandingan ketiga Piala Presiden, Sabtu (1/8/2026) mendatang di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Menurut Pelatih Persebaya Surabaya, pertandingan ini diprediksi berjalan sengit karena akan menentukan posisi akhir tim di papan klasemen, apakah akan keluar sebagai juara atau runner-up grup.

​Kendati bernilai krusial, sang juru taktik enggan terbeban dan tetap menempatkan laga ini dalam bingkai uji coba pramusim.

​”Mengenai pertandingan berikutnya, kami akan bermain melawan Port FC yang merupakan tim bagus. Kami perlu menganalisis mereka. Ini akan menjadi pertandingan sengit untuk menentukan posisi pertama atau kedua. Namun, kami perlu menghadapinya dengan pemikiran bahwa ini adalah masa pramusim. Kami ingin melihat beberapa pemain, mungkin di posisi yang berbeda,” ungkap Tavares, Kamis (30/7/2026).
​Padatnya jadwal pertandingan dan masa pemulihan (recovery) yang singkat diakui menjadi tantangan tersendiri untuk mengasah taktik secara mendalam di lapangan latihan.

Oleh karena itu, fokus utama tim saat ini adalah mengembalikan kebugaran fisik pemain sebelum menentukan komposisi skuad terbaik.

​”Saat ini kami fokus pada pemulihan dan pertandingan—pemulihan lalu bertanding lagi. Jika kami ingin mengubah sesuatu, itu sulit dilakukan di sesi latihan, terutama hal-hal taktis. Ketika pemain lelah, sulit untuk memahami hal-hal tersebut.”ujarnya.

​Mengenai siapa lawan yang akan dihadapi di babak berikutnya apakah Tim A atau Tim B, sang pelatih memilih untuk tidak berspekulasi dan fokus penuh pada proses pemulihan skuadnya.

“Mengenai apakah kami akan bertanding melawan tim A atau B, itu bergantung pada pertandingan terakhir, jadi saya belum bisa bilang apa-apa. Saya hanya perlu mempersiapkan para pemain, dan saat ini fokus utamanya adalah pemulihan,” tutupnya. (way/aje)


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.