Pemkab Sumenep Siagakan Puluhan Ambulans di Pelabuhan Kalianget
Sumenep (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menyiagakan puluhan ambulans di Pelabuhan Kalianget, sebagai antisipasi apabila korban Kapal Mutiara Sentosa 2 dievakuasi ke Sumenep.
Bupati Sumenep, Ach. Fauzi Wongsojudo mengatakan, sebagai bentuk kesiapsiagaan dan kepedulian terhadap para penumpang kapal terbakar, pihaknya telah menyiapkan armada ambulans dan tenaga medis di Pelabuhan Kalianget.
“Jadi di pelabuhan sudah kami siapkan tenaga medis, untuk memastikan para penumpang kapal yang mengalami musibah kebakaran itu, mendapatkan pelayanan yang terbaik,” katanya, Minggu (02/08/2026).

Ia menjelaskan, kesiapan ambulans dan tenaga kesehatan dilakukan sebagai langkah antisipasi agar para penumpang yang tiba di Pelabuhan Kalianget bisa segera mendapatkan pemeriksaan dan penanganan apabila mengalami gangguan kesehatan maupun membutuhkan layanan medis lanjutan.
Ia menyatakan, pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan instansi terkait, baik kepisian, KSOP Kalianget, maupun Basarnas, untuk memastikan seluruh proses berjalan secara optimal.
“Kami berkomitmen hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang mengalami musibah, dengan bergerak cepat dan memastikan kebutuhan para penumpang, termasuk layanan kesehatan secara optimal,” ujarnya.
Kapal Mutiara Sentosa 2 dilaporkan terbakar di Perairan Sumenep, Madura. Kapa penumpang tersebut berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya hendak menuju Makassar. Setiba di perairan Sumenep, tepatnya di perairan utara alur pelayaran nasional perairan Pulau giliyang Kecamatan Dungkek, kapal tiba-tiba terbakar.
Informasi dari Basarnas Sumenep, ada 230 penumpang yang telah dievakuasi oleh 8 kapal. Dari 230 penumpang itu, 225 selamat, dan 5 meninggal. Informasinya, total ada 271 orang di kapal. 232 penumpang, 26 ABK Mutiara Sentosa, dan 13 ABK lain.
Delapan kapal yang melakukan evakuasi adalah Kapal Meratus Project 3, Meratus Pematang Siantar, Prakarsa Mas, TB Hasnur 26, Transco Arafura, SC Aila 17, Aicon Daniel, dan Kapal Selaras Emas. (tem/but)
Link informasi : Sumber