Jelang HUT ke-81 RI, Warga Ring Satu dan Freeport Indonesia Gotong Royong Bersihkan Dusun Banyutami Gresik

0

Gresik (beritajatim.com)- Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa di Dusun Banyutami, Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Warga bersama PT Freeport Indonesia (PTFI) bergotong royong membersihkan dan mempercantik lingkungan dusun, Minggu (9/8/2026).

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari persiapan menyambut perayaan kemerdekaan. Gotong royong juga menjadi ruang memperkuat kebersamaan antara masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan dengan PTFI.

Sejumlah kegiatan dilakukan secara bersama-sama. Warga dan PTFI dibagi dalam beberapa kelompok untuk membersihkan akses masuk dusun, membersihkan area sekitar sungai, mengecat pos jaga, mempercantik bibir sungai, hingga memasang papan imbauan untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Selain itu, sejumlah ornamen bernuansa kemerdekaan berupa umbul-umbul juga dipasang untuk memperkuat suasana perayaan HUT ke-81 RI.

Kepala Dusun (Kasun) Banyutami Nasrulloh Hasanudin mengatakan, dirinya mengapresiasi kegiatan ini yang melibatkan ratusan warganya bergotong-royong bahu-membahu menghias dusunnya menjelang peringatan HUT RI ke 81.

“Ini baru pertama kali kegiatan melibatkan banyak orang dalam satu kegiatan. Mulai dari bersih-bersih lingkungan, mengecat pos jaga, memasang umbul-umbul dan lain-lain,” katanya.

Diakui Hasanuddin sejak adanya PTFI. Warganya banyak dibantu. Tidak hanya bangunan fisik seperti sanitasi jamban, pengolahan TPS3R serta pelatihan tenaga kerja.

“Selain bantuan diatas, warga Dusun Banyutami juga dibantu air dari PDAM melalui pemasangan pipa ke rumah warga. Tahap awal baru 15 kepala keluarga, atau KK dari total 60 rumah,” ungkapnya.

Kepala Desa Banyuwangi, Siti Maslahah menambahkan, gotong royong kemerdekaan ini diharapkan tidak berhenti hanya pada momentum peringatan 17 Agustus saja.

Menurutnya, kebersihan lingkungan dan kebersamaan warga perlu dijaga secara berkelanjutan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PTFI yang selama ini turut mendukung berbagai kegiatan masyarakat.

“Harapannya kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan saat tujuh belasan. Setelah ini bisa terus berlanjut, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan,” imbuhnya.

Siti juga berharap dukungan PTFI terhadap masyarakat Dusun Banyutami dapat terus berjalan, termasuk dalam hal pemberdayaan dan kesempatan kerja bagi warga sekitar. “Kalau warga bisa bekerja, tentu akan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap PTFI tidak bosan untuk terus membantu dan melibatkan warga,” urainya.

Sementara itu, VP External Affairs Smelter PTFI Erika Silva menyatakan kegiatan gotong royong tersebut bukan sekadar agenda seremonial menyambut kemerdekaan.

Menurutnya, kegiatan bersama masyarakat merupakan bagian dari upaya membangun kolaborasi sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar. “Gotong royong ini tidak sekadar seremonial. Kami ingin kehadiran PTFI bisa memberikan manfaat bagi warga dan lingkungan,” paparnya.

Ia menjelaskan PTFI ingin terus membangun kolaborasi dengan masyarakat sekitar melalui berbagai kegiatan yang memberikan dampak langsung. “Harapannya, kami bisa terus berkolaborasi. Kehadiran PTFI di sini tidak hanya terlihat, tetapi juga bisa memberikan bukti nyata,” urainya.

Antusiasme warga terlihat sejak kegiatan dimulai. Berbagai kalangan turut terlibat dalam pekerjaan, mulai dari membersihkan jalan dan lingkungan sekitar dusun hingga mempercantik fasilitas umum. [dny/suf]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.